Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Untuk memenuhi tingginya permintaan moda transportasi kereta api (KA) pada masa angkutan Lebaran 2015, PT KAI kembali membuka penjualan tiket KA tambahan Lebaran 2015 dengan memaksimalkan seluruh ketersediaan sarana yang dimiliki. Penjualan tiket KA tambahan Lebaran 2015 akan dibuka pada 11 Mei 2015 pukul 00.01 WIB untuk keberangkatan 10-16 Juli 2015 (H-7 s.d. H-1).
Sementara untuk arus balik keberangkatan tanggal 17-26 Juli 2015 (H1 s.d. H2+8), pemesanan dibuka tanggal 18 Mei 2015 pukul 00.01 WIB. Sementara untuk KA ekonomi PSO, akan dioperasikan selama 16 hari yakni dari tanggal 10 Juli s.d. 25 Juli 2015.
Untuk KA tambahan Lebaran 2015 ini PT KAI telah menyiapkan 15 nama KA yang terdiri dari 7 (tujuh) KA kelas eksekutif & bisnis, 1 (satu) KA kelas ekonomi komersial, dan 7 (tujuh) KA kelas ekonomi subsidi (PSO). Ke-15 KA tersebut akan melayani 30 perjalanan dengan total kapasitas tempat duduk 18.760 seat per hari.
Berikut rincian kereta api tambahan untuk lebaran tahun ini seperti dikutip dari situs PT KAI, Senin, 11 Mei 2015.
1. Argo Lawu Fak, 1 rangkaian dengan 400 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
2. Taksaka Leb, 1 rangkaian dengan 400 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
3. Gajayana Leb, 1 rangkaian dengan 350 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
4. Sembrani Leb, 1 rangkaian dengan 350 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
5. Purwojaya Leb, 1 rangkaian dengan 428 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
6. Lodaya Leb, 1 rangkaian dengan 482 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
7. Sancaka Leb, 1 rangkaian dengan 482 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
8. Tawang Jaya Leb, 1 rangkaian dengan 896 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
9. Pasundan Leb, 2 rangkaian dengan 684 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
10. Kutojaya UT Leb, 1 rangkaian dengan 896 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
11. Kutijaya Sel Leb, 1 rangkaian dengan 684 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
12. Matarmaja Leb, 2 rangkaian dengan 896 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
13. Kertajaya Leb, 1 rangkaian dengan 896 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
14. Mantap Leb, 2 rangkaian dengan 896 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
15. Kutojaya Ut Tamb, 1 rangkaian dengan 640 seat per perjalanan, 2 kali jalan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya