Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Endang Siswati, TKW Berhijab Cantik Dan Kaya (Facebook/Endang Putri Rachman)
Dream - Penampilannya sungguh menawan. Semakin anggun berkat balutan hijab. Parasnya ayu terawat, dengan polesan kosmetik seperlunya.
Endang Siswati begitu terkenal di media sosial. Dia kerap berkaraoke lewat aplikasi ponsel. Suaranya begitu merdu, membuat banyak orang kagum.
Tak ada yang menyangka, hijaber cantik asal Kendal, Jawa Tengah ini memiliki profesi yang kerap dipandang sebelah mata. Endang sudah 17 tahun menjalani pekerjaan sebagai Tenaga Kerja Wanita di Hong Kong.
Dikutip dari Pojoksatu, bisa dibilang, Endang cukup beruntung. Dia mendapatkan majikan yang sangat baik dan memperlakukannya secara manusiawi. Pun dengan pekerjaan Endang, tergolong tidak terlalu sulit.
Endang saban bulan mendapatkan upah bulanan yang terbilang besar untuk ukuran Indonesia. Setiap bulan gaji murninya adalah 4.410 dollar Hong Kong. Setiap hari, Endang mengaku mendapat uang tambahan 100 dollar Hong Kong dari majikan.
" Nah dr uang mkn tersebut ku kumpulin dlm sebulan kurang lebih ada $ 3000. Jd total gajiku $ 7410," tulis Endang di akun Youtubenya.
Bahkan di hari-hari tertentu seperti Imlek, Endang mendapat angpao yang isinya cukup lumayan.
Jika dirupiahkan, Endang mengaku setiap bulan mendapat penghasilan sekitar Rp14 juta. Setelah menyisihkan untuk kebutuhan hidup selama sebulan, Endang mengaku bisa menabung Rp10 juta per bulan.
Belum cukup sampai di situ. Endang juga rutin liburan tiap pekan dan punya kebebasan untuk berselancar internet. Asalkan, semua pekerjaannya sudah selesai.
Sebelum di Hong Kong, Endang pernah merantau ke Arab Saudi. Meski sebenarnya bukan keinginannya menjadi TKW.
Endang terpaksa bekerja di luar negeri karena alasan ekonomi. Dia harus meninggalkan buah hatinya yang kala itu baru berusia 6 bulan.
" Jadi TKI adalah bukan pilihanku tapi karena keadaanlah yang memaksaku rela bekerja mninggalkan putraku dulu yang masih berumur 6 bulan, kini putraku sudah berumur 18 tahun tapi masih belum bisa kumpul karena tanggung jawab sepenuhnya ada pada diri saya," kata Endang.
Selama 17 tahun lamanya, kini Endang menikmati hasil jerih payahnya. Di kampung halaman, Endang telah memiliki rumah dan satu unit sepeda motor untuk anaknya.
Dia pun tidak sungkan membagi kisah suksesnya sebagai TKW di channel YouTube Endang Siswati. Dia berharap videonya bisa menjadi inspirasi banyak orang, terutama para pekerja migran yang berada di luar negeri.
" Inilah hasil perjuangan seorang ibu 100 persen murni hasil kerja jadi TKW Arab Saudi dan Hong Kong. Alhamdulillah putraku punya tempat tinggal," kata Endang.
Video Endang mendapat banyak tanggapan dari netizen. Kebanyakan dari mereka memuji kegigihan Endang dalam berjuang di negeri orang.
Endang pun menerangkan hasil yang dinikmatinya adalah berkah dari perjuangan selama ini. Apa yang didapatnya adalah kenyataan.
" Saya berjuang sendiri dari nol demi mewujudkan impian punya gubuk sendiri buat berteduh anakku. Alhamdulillah dengan kegigihanku kujalani selama 17 tahun jadi TKI kini sudah punya tempat tinggl sendiri walau belum 100 persen jadi," ucap dia.
Endang berpesan kepada semua orang agar terus bersemangat dalam berusaha demi keluarga. Selagi masih diberikan kesehatan, Endang menyarankan untuk tidak berpangku tangan untuk mendapatkan rezeki.
" Berusahalah kerja apapun, yang penting halal," ucap dia.
(Sah, Sumber: Pojoksatu.id)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya