Kamis, 15 Oktober 2026 Cari

IHSG Cetak Rekor Baru, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 3 September 2014 16:50
IHSG Cetak Rekor Baru, Indeks Syariah Ditutup Menguat
IHSG ditutup menguat ke level 5,224,13, lebih tinggi dari rekor sebelumnya di level 5.214,98.

Dream - Bursa saham Indonesia mencatatkan rekor baru usai kembali ditutup menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini telah melewati rekor tertinggi di level 5.214,98 yang diraih pada Mei 2013.

Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG kembali menguat 22,54 poin (0,43%) ke level 5.224,13. Sebagian besar sektor saham bergerak di zona hijau kecuali industri aneka dan manufaktur.

Masuknya dana asing ke pasar modal Indonesia dalam jumlah besar membuat IHSG nyaman bergerak di zona hijau. Hingga sesi penutupan, pemodal asing mencatatkan nett buy hingga Rp 477 miliar.

Pada perdagangan pertengahan pekan ini, IHSG bahkan sempat menembus level tertinggi 5116,25. Namun pemodal mencoba menahan diri dan membuat laju penguatan sedikit berkurang.

Transaksi perdagangan terbilang ramai dengan membukukan nilai Rp 5,2 triliun. Dari frekuensi jual beli sebanyak 213.422 kali, tercatat 18,22 miliar saham telah beralih tangan.

Pencapaian rekor yang dibuat IHSG membuat indeks saham lain di BEI ikut menguat signifikan. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup menguat 0,98 poin (0,57%) ke level 171,95.

Sebanyak 135 emiten syariah berhasil menembus teritori positif sementara 72 lainnya masih berkutat di zona merah.

Indeks ISSI yang sempat menembus level tertinggi 171,95 berhasil menciptakan transaksi perdagangan hingga Rp 3,11 triliun. Sebanyak 32,89 miliar saham telah beralihtangan.

Laju penguatan signifikan dialami saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) sore ini ditutup menguat 4,16 poin (0,59%) ke level 707,22.

Jajaran indeks JII hanya dihuni oleh 3 emiten yang bergerak melemah sementara 26 lainnya nyaman menanjak di zona hijau. Hanya satu emiten bluechips syariah yang bergerak stagnan.

Beri Komentar