Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pelaku pasar terus memanfaatkan sentimen positif kebijakan Quantitative Easing Eropa untuk melakukan aksi beli. Alhasil, indeks saham terus bergerak menguat.
Aksi beli investor asing yang cukup besar di awal perdagangan juga membuat indeks saham acuan bergerak mantap di zona hijau.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 23 Januari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat ke level 172,310.
Hingga 1,5 jam perdagangan, ISSI bahkan terlihat mantap bergerak positif. ISSI tercatat menguat 1,742 poin (1,02%) ke level 173,193.
Sebanyak 130 emiten syariah melaju nyaman di zona hijau sementara 44 lainnya masih tertekan aksi jual pelaku pasar.
Memasuki libur akhir pekan, pelaku pasar tampaknya cukup aktif melakukan aksi beli. Sebanyak 18,58 miliar saham telah ditransaksikan dengan nilai Rp 2,49 triliun.
Pembukaan di zona hijau juga dialami indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) memulai perdagangan dengan menguat ke level 713,741.
Saat ini, JII tercatat sudah menguat7,929 poin (1,12%) ke level 716,765.
Dominasi emiten unggulan syariah yang bergerak menguat terlihat di lantai bursa. Sebanyak 22 emiten bluechips syariah menjadi buruan pelaku pasar sedangkan 6 lainnya masih tertinggal di zona merah.
Secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini mencetak rekor tertingginya. Dibuka naik 28 poin (0,53%), IHSG mengawali perdagangan di level 5.281,18.
IHSG pun terus melaju kencang pada pembukaan perdagangan dengan menguat 41,86 poin ke level 5.295,06. Bursa saham Indonesia bahkan sempat menyentuh level tertingginya di kisaran 5.314,271.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya