Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Saham
Dream - Bergairahnya saham-saham elit syariah membuat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) menutup perdagangan di zona hijau. Pencapaian ini terjadi di tengah jatuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di detik-detik akhir perdagangan.
Sentimen Pemilihan Umum (Pemilu) masih menjadi faktor pendorong utama. Pemodal juga dihibur dengan keputusan Bank Indonesia yang tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 7,5%.
Pada penutupan perdagangan saham, Kamis, 8 Mei 2014, ISSI menguat 0,27 poin (0,17%) ke level 159,78.
Di daftar saham elit, indeks JII juga menguat 1,07 poin (0,16%) ke level 652,79. Saham-saham bluechips bahkan mendominasi penguatan indeks JII.
Namun secara keseluruhan, indeks saham-saham justru banyak mengalami tekanan dan masuk zona merah. Sebanyak 127 emiten syariah mencetak koreksi harga sementara hanya 83 efek yang menguat.
Transaksi perdagangan saham syariah cukup ramai dengan melibatkan 26,59 miliar saham. Nilai transaksi perdagangan kali ini mencapai Rp 3,37 miliar.
Penguatan indeks saham syariah kali ini terjadi di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang rontok di akhir perdagangan. IHSG tercatat melemah 1,18 poin (0,02%) ke level 4.860,88.
Secara keseluruhan nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp 5,13 triliun dari perpindahan tangan 38,83 miliar efek.
Emiten syariah pencetak kenaikan harga tertinggi (top gainer) dihuni oleh CTBN yang menguat Rp 400 per saham. Top gainer lainnya adalah ADHI yang menguat Tp 95, EMTK Rp 50, CTRA Rp 25, dan ERAA Rp 25 per saham.
Di daftar top losser, bertengger saham-saham seperti AMFG yang terkoreksi Rp 275, AALI Rp 200, ASGR Rp 50, DART Rp 40, dan ECII Rp 40 per saham.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya