Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Masih adanya sentimen positif dari global dan regional mempertahankan laju bursa saham syariah di zona positif.
Pemodal asing juga memulai sesi perdagangan dengan melakukan aksi beli.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) memulai sesi prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2015 dengan menanjak 0,422 poin (0,29%) ke level 143,544.
Permulaan positif juga ditorehkan indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang naik 2,431 poin (0,40%) ke level 604,980.
Di sesi pembukaan, kedua indeks acuan saham syariah ini juga masih melanjutkan laju positifnya. ISSI tercatat naik 0,502 poin ke level 143,624. Sedangkan indeks JII menanjak 2,313 poin (0,38%) ke level 604,862
Investor saham syariah memulai sesi perdagangan dengan dana sekitar Rp 18,11 miliar dan 79,61juta saham berpindahtangan.
Secara keseluruhan, indeks sektoral bursa saham Indonesia pagi ini memulai sesi perdagangan dari zona hijau. Alhasil, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 14,964 poin (0,33%) ke level 4.502,096 di sesi prapembukaan.
IHSG masih menanjak 12,385 poin (0,28%) ke level 4.499,517 di sesi pembukaan.
Lantai bursa pagi ini memulai sesi perdagangan dengan transaksi senilai Rp 32,36 miliar dan 101 juta saham beralihtangan.
Investor asing masih belum mengubah posisinya dengan tetap melakukan aksi beli. Asing membukukan nett buy Rp 10,67 miliar.
Hampir seluruh indeks sektor saham, kecuali infrastruktur yang melemah 0,08 persen, bergerak menguat. Penguatan tertinggi dipimin emiten industri aneka yang naik 0,99 persen dan keuangan 0,54 persen.
Sementara dari pasar keuangan, kurs rupiah terhadap dollar AS pagi ini sedikit tertekan. Rupiah saat ini melemah 12 poin (0,09%) menjadi 13.833 per dollar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya