Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membutuhkan banyak sopir untuk mengoperasikan ratusan bus angkutan umum di bawah naungan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Terlebih ke depan, angkutan umum di Jakarta ini akan beroperasi selama 24 jam.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku tidak akan mempersulit jika ada sopir metromini, kopaja atau kopami yang ingin bergabung. Namun, mereka harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu sebelum mengemudikan bus-bus milik Pemprov DKI Jakarta.
" Nggak dipersulit. Kami juga sudah bilang nggak ada syarat ijazah, orang bawa mobil doang kok, nggak pakai ijazah. Umur juga nggak dibatasin. Yang penting sehat," ujar lelaki yang akrab disapa Ahok ini seperti dikutip dari Beritajakarta, Selasa, 22 Desember 2015.
Dikatakan Ahok, untuk setiap unit bus, pihaknya membutuhkan sebanyak lima orang sopir. Karena ke depan semua angkutan umum yang sudah tergabung dengan PT Transjakarta akan beroperasi 24 jam.
" Kami butuh sopir berapa buat 1 bus? 5 sopir. Karena saya mau 24 jam. Jadi kami butuh banyak sopir," ucap Ahok.
Ahok menambahkan, pihaknya sudah bekerjasama dengan balai pelatihan untuk sopir yakni di Bekasi dan Tegal. Para sopir ini, lanjutnya, harus mendapatkan sertifikat terlebih dahulu agar tidak ugal-ugalan saat beroperasi.
Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan mendaftarkan para sopir tersebut ke Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) baik kesehatan maupun ketenagakerjaan, serta gaji 2 kali UMP, tahun 2016, UMP DKI Jakarta Rp 3,1 Juta.
" Gaji dua kali UMP, ada BPJS ketenagakerjaan, ada BPJS kesehatan, jadi alasannya apa nggak mau gabung," tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya