Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Saham Berbalik Melemah Jelang Long Weekend

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 2 April 2015 16:23
Indeks Saham Berbalik Melemah Jelang Long Weekend
Beruntung, investor asing masih menggelar aksi belanja saham meski dengan nilai yang perlahan-lahan berkurang.

Dream - Sempat memberikan harapan munculnya rebound, bursa saham Indonesia justru berbalik ditutup melemah. Aksi beli jelang penutupan tak cukup kuat mengangkat indeks saham syariah.

Aksi belanja pemodal asing juga perlahan mulai berkurang. Meski masih mencetak nett buy, asing mengurangi porsi belanja mereka.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 2 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tergelincir 0,508 poin (0,29%) ke level 171,744.

Pagi tadi ISSI sempat membuka harapan setelah dibuka menguat 0,413 poin (0,24%) ke level 172,665. ISSI bahkan sempat terdongkrak ke posisi tertinggi di 173,021.

Namun munculnya aksi jual pelaku pasar pelan-pelan menggerogoti kenaikan ISSI hingga menyentuh level terendah 171,231.

Jelang libur panjang akhir pekan, ISSI hanya mentransaksikan 31,74 miliar saham bernilai Rp 3,57 triliun.

Aksi jual beli investor berhasil mengangkat 90 emiten ke zona positif. Sayang, investor memilih untuk melepas 102 emiten ISSI ke zona merah.

Pelemahan juga melanda indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), yang turun 1,790 poin (0,25%) ke level 716,797.

Indeks JII terseret koreksi harga saham yang melanda 16 emiten bluechips syariah. Beruntung masih ada 11 emiten lainnya yang menahan JII melemah lebih dalam.

Pencapaian tertinggi JII sore ini dicetak di level 723,150 dan terendah 713,481.

Tak cuma indeks syariah, kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal sesi juga ikut tergerus aksi jual investor.

IHSG ditutup melemah 10,468 poin (0,19%) ke level 5.456,399.

Lantai bursa diguyur dana investor hingga 58,20 miliar saham bernilai Rp 5,42 triliun. Dari jumlah itu, asing membukukan nett buy hingga Rp 269,36 triliun.

Melemahnya sejumlah indeks saham Indonesia berbanding terbalik dengan laju saham bursa utama Asia. Indeks Hang Seng dan Nikkei justru ditutup menguat 0,77 persen dan 1,46 persen.

Begitu pula dengan kurs rupiah yang bergerak menguat 98 poin (0,75%) menjad 12.950 per dolar AS.

Beri Komentar