Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Dibuka Menguat Ikut Bursa Asia

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 16 Desember 2015 09:22
Indeks Syariah Dibuka Menguat Ikut Bursa Asia
Wall Street yang menguat jelang pertemuan The Fed membuat bursa Asia ikut bergerak positif.

Dream - Indeks saham syariah dibuka menguat mengikuti laju positif bursa regional. Penutupan positif Wall Street yang menanjak jelang pertemuan The Fed membuat pelaku pasar cukup yakin masuk pasar.

Relatif stabilnya laju rupiah dan berkurang aksi jual investor asing menambah tenaga bagi indeks syariah.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 16 Desember 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 1,645 poin ke level 139,141.

Sentimen positif bursa regional juga mengangkat Jakarta Islamic Index (JII) melesat 5,372 poin ke level 582,778.

Hingga perdagangan pukul 09.10 WIB, laju kedua indeks syariah masih bergerak positif. Indeks ISSI tercatat nai 0,945 poin (0,69%) ke level 138,441. Sementara JII menanjak 4,432 poin (0,77%) ke level 577,616.

Hampir seluruh indeks sektoral, kecuali saham pertanian dan industri aneka bergerak menguat. Kenaikan tertinggi saat ini dicetak emiten sektor infrastruktur yang menguat 1,09 persen, disusul keuangan 0,83 persen dan industri dasar 0,72 persen.

Sementara saham sektor industri dasar terkoreks 0,60 persen dan pertanian 0,08 persen.

Transaksi perdagangan saham syariah relatif masih sepi dengan hanya mencetak nilai Rp 267,08 miliar. Dengan 2,9 miliar saham berpindahtangan, sebanyak 82 emiten ISSI bergerak menguat sementara 18 lainnya tertekan.

Dominasi kenaikan harga saham juga melanda indeks bluechips syariah. Tercatat sudah 23 emiten JII yang bergerak menguat pagi ini. Sisanya, 4 emiten masih tertekan aksi jual dan 3 lainnya bertahan stagnan.

Dengan kondisi regional yang relatif aman, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga kembali melanjutkan laju positifnya. IHSG membuka sesi perdagangan dengan melesat 41,546 poin ke level 4.450,718.

Dari pasar keuangan, rupiah masih belum keluar dari level 14.000. Turun 2 poin (0,01%), rupiah pagi ini bertahan di level 14.048 per dollar AS.

Beri Komentar