Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Indeks saham syariah dibuka menguat mengikuti laju positif bursa regional. Penutupan positif Wall Street yang menanjak jelang pertemuan The Fed membuat pelaku pasar cukup yakin masuk pasar.
Relatif stabilnya laju rupiah dan berkurang aksi jual investor asing menambah tenaga bagi indeks syariah.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 16 Desember 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 1,645 poin ke level 139,141.
Sentimen positif bursa regional juga mengangkat Jakarta Islamic Index (JII) melesat 5,372 poin ke level 582,778.
Hingga perdagangan pukul 09.10 WIB, laju kedua indeks syariah masih bergerak positif. Indeks ISSI tercatat nai 0,945 poin (0,69%) ke level 138,441. Sementara JII menanjak 4,432 poin (0,77%) ke level 577,616.
Hampir seluruh indeks sektoral, kecuali saham pertanian dan industri aneka bergerak menguat. Kenaikan tertinggi saat ini dicetak emiten sektor infrastruktur yang menguat 1,09 persen, disusul keuangan 0,83 persen dan industri dasar 0,72 persen.
Sementara saham sektor industri dasar terkoreks 0,60 persen dan pertanian 0,08 persen.
Transaksi perdagangan saham syariah relatif masih sepi dengan hanya mencetak nilai Rp 267,08 miliar. Dengan 2,9 miliar saham berpindahtangan, sebanyak 82 emiten ISSI bergerak menguat sementara 18 lainnya tertekan.
Dominasi kenaikan harga saham juga melanda indeks bluechips syariah. Tercatat sudah 23 emiten JII yang bergerak menguat pagi ini. Sisanya, 4 emiten masih tertekan aksi jual dan 3 lainnya bertahan stagnan.
Dengan kondisi regional yang relatif aman, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga kembali melanjutkan laju positifnya. IHSG membuka sesi perdagangan dengan melesat 41,546 poin ke level 4.450,718.
Dari pasar keuangan, rupiah masih belum keluar dari level 14.000. Turun 2 poin (0,01%), rupiah pagi ini bertahan di level 14.048 per dollar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya