7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Dream - Pelaku pasar saham syariah untuk sementara bisa bernapa lega menyambut awal puasa. Indeks saham syariah jelang libur akhir pekan ini ditutup menguat.
Sentimen positif dari kenaikan bursa regional serta kembalinya pelaku pasar melantai di bursa membuat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) berayun positif sepanjang perdagangan.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (3 Juni 2016), indeks ISSI menanjak 0,958 poin (0,61%) ke level 158,188.
Indeks saham bluechips syariah, JII, juga naik 4,516 poin (0,69%) ke level 658,004.
Kedua indeks syariah ini terus melaju positif sepanjang perdagangan. ISSI bahkan sempat menyentuh level tertinggi di 158,773.
Meski menguat, transaksi perdagangan saham syariah relatif melesu. Dana yang terhimpun dari aksi jual beli kali ini mencapai Rp 2,68 triliun dengan 24,02 miliar saham yang diperdagangkan.
Dari aksi beli investor, sebanyak 107 emiten menyambut bulan puasa di zona hijau. Sementara 70 lainnya harus turun melemah dan 59 emiten bertahan stagnan.
Kecuali industri dasar yang turun 0,31 persen, seluruh indeks sektoral BEI bergerak menguat. Penguatan tertinggi dialami indeks sektor pertambangan yang menanjak 1,99 persen, disusul properti 1,26 persen dan industri aneka 1,23 persen.
Top gainer indeks JII sore ini dihuni AALI, ICBP, dan WIKA yang masing-masing naik Rp 200 per saham. Diikuti PTBA dan UNTR yang naik Rp 150 per saham.
Sementara di deretan top losser, bertengger saham-saham seperti LPPF dan UNVR yang turun Rp 100, SCMA Rp 80, INTP Rp 75, dan AKRA Rp 25 per saham.
Di pasar keuangan, kurs rupiah pun bergerak menguat sepanjang perdagangan. Adanya keputusan S&P terkait rating surat utang Indonesia tampaknya disambut positif. Rupiah sore ini naik 64 poin (0,47%) menjadi 13.579 per dolar AS.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?