Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pertamina Menjamin Pasokan BBM Aman Selama Ramadan Dan Lebaran. (Foto: Dream.co.id/Arie Dwi Budiawati)
Dream - PT Pertamina (Persero) memprediksi konsumsi BBM dan elpiji akan meningkat menjelang Lebaran. Kenaikan terbesar diperkirakan bakal terjadi pada jenis BBM Pertalite.
" Kami memprediksikan akan terjadi puncak konsumsi BBM saat H-4 pada arus mudik dan arus baliknya terjadi pada H+3," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, dalam konferensi pers Kesiapan BBM dan Elpiji Menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1437 H di Jakarta, Jumat 3 Juni 2016.
Pertamina memperkirakan konsumsi Pertalite bakal melonjak 43 persen menjadi 10,2 ribu kiloliter(KL). Sementara BBM jenis premium akan meningkat 15 persen selama H-15 hingga H+15 Lebaran menjadi 82,49 ribu KL. Untuk BBM nonsubsidi, Pertamina memperkirakan konsumsi Pertamax naik 17 persen menjadi 17 ribu KL.
Di saat harga BBM lain mengalami kenaikan, Pertamina memperkirakan konsumsi solar bersubsidi justru turun 12 persen dari 35,17 ribu KL menjadi 31,11 ribu KL.
" Turunnya konsumsi ini karena seiring dilarangnya truk besar beroperasi, kecuali truk pengangkut sembako, BBM, dan elpiji," kata dia.
Selain BBM untuk kendaraan bermotor, Wianda mengungkapkan konsumsi avtur akan meningkat 119 persen menjadi 15,26 ribu KL. Konsumsi ini terjadi pada H+3 Lebaran.
Konsumsi Elpiji Naik
Wianda juga mengatakan konsumsi elpiji akan mengalami kenaikan sekitar 9 persen dari rata-rata konsumsi harian normal, dari 20,86 ribu menjadi 22,62 ribu metric ton (MT).
" Puncak demand harian ini terjadi pada H-9 sampai H-2. Ada keluarga yang masak-masak saat Ramadan," kata dia.
Dengan tren kenaikan tersebut, Wianda menjamin Pertamina akan selalu menjaga pasokan elpiji dan BBM nasional tetap aman. Stok premium akan mencapai 17 hari, solar 28 hari, dan avtur 25 hari. Lalu, perusahaan pelat merah ini juga akan menjaga stok pertamax 25 hari, pertalite 7 hari, dan elpiji 17 hari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya