7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Deputi Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi, Menyebut Jepang Menginginkan Bantuan Malaysia Untuk Mengembangkan Industri Halalnya. (Sumber: Www.nst.com)
Dream - Jepang tak main-main mengembangkan industri halalnya. Upaya untuk meningkatkan jumlah turis muslim lewat industri halal ini bakal lebih aktif setelah Negeri Sakura ingin Malaysia ikut berpartisipasi.
Hal ini dikatakan oleh Deputi Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi, setelah bertemu dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, dilansir Dream dari News Strait Times, Jumat, 3 Juni 2016.
Zahid mengatakan Tokyo sangat nyaman dengan standar tinggi kehalalan yang diterapkan di Malaysia yang dianggap memenuhi aspirasi dan harapannya dalam mengembangkan industri ini. Negara ini juga mengadopsi standar-standar halal dari Departemen Pembangunan Islam dan Halal Industry Development Corporation (HDC).
Tokyo pun juga berencana mengirimkan pegawainya ke Malaysia untuk belajar lebih lanjut tentang industri halal.
" Jepang didorong dengan pertumbuhan industrinya dan menginginkan pebisnis Malaysia berpartisipasi di sektor industri halal barang dan jasa," kata dia di Tokyo, Jepang.
Dengan begitu, Zahid mengatakan pertolongan Jepang ini bisa mempermudah investasi Jepang di sektor industri halal di Malaysia.
Dia menambahkan, Jepang juga tertarik untuk melihat partisipasi yang kuat dari perusahaan Malaysia untuk melakukan bisnis ini ketika Jepang menjadi tuan rumah untuk Olimpiade 2020.
" Hal ini mendorong keingintahuan bahwa Jepang bisa percaya diri kalau pelaku industri halal Malaysia melayani muslim yang datang ke Jepang untuk Olimpiade 2020," kata dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?