Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Peluncuran Distribusi Reksa Dana Syariah (Dream.co.id/Arie Dwi Budiawati)
Dream - PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) meluncurkan dua produk reksa dana syariah ritel berbasis rupiah. Untuk memasarkan reksa dana ini, Bahana TCW ini pun menggandeng Standard Chartered Bank.
Direktur Riset Bahana TCW, Soni Wibowo, mengatakan produk dua reksa dana syariah ritel itu adalah Bahana ICon Syariah untuk penempatan dana investasi jangka panjang dan reksa dana pasar uang Bahana Likuid Syariah untuk penempatan investasi jangka pendek.
" Kami mengharapakan peluncuran produk reksa dan syariah bisa memberikan alternatif investasi tambahan bagi masyarakat, khususnya atas pilihan produk investaisi berbasis syariah," kata Soni saat 'Peluncuran Distribusi Reksa Dana Syariah' di Jakarta, Kamis, 2 Juni 2016.
Produk reksa dana syariah ritel pertama adalah Bahana ICon Syariah. Produk reksa dana syariah ini alokasinya 80-100 persen pada efek yang bersifat ekuitas dengan fokus investasi pada sektor infrastruktur dan sektor konsumer.
Pertimbangannya adalah besarnya faktor belanja pemerintah dan swasta ketika suku bunga turun. Dikatakan bahwa saat ini suku bunga sudah cenderung turun dan memudahkan perusahaan untuk ekspansi. Tak hanya itu, banyak juga perusahaan yang akan melakukan investasi di sektor-sektor infrastruktur, misalnya di pelabuhan dan pembangkit listrik.
" Dengan dua sektor ini, kami optimistis bisa mengungguli benchmark IHSG," kata dia.
Produk reksa dana syariah yang kedua adalah Bahana Likuid Syariah yang alokasinya 100 persen pada instrumen pasar uang, seperti deposito perbankan syariah. Di produk ini, Bahana memperkenalkan fleksibilitas peralihan pada hari yang sama (same day switching service) antara reksa dana pasar uang dengan reksa dana saham. Kedua produk ini dikemas bagi nasabah wealth management Standard Chartered Bank.
" Buat investor yang sudah merasa untung dan ingin ke tempat yang lebih aman, dia bisa switching same day ke tempat yang lebih liquid dan ke bank syariah," kata dia.
Sementara itu, Executive Director and Head Wealth Management Standard Chartered Bank Indonesia, Bambang Simon Simarno, menyambut baik peluncuran produk keuangan syariah Bahana TCW.
" Selain memberikan pilihan bagi para investor untuk melakukan diversifikasi investasi mereka melalui produk reksa danan produk ini juga memberikan kesempatan para investor untuk investasi sesuai dengan prinsip syariah," kata Bambang.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan