Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Petugas SPBU Pertamina (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Dream - Pemerintah memutuskan menunda pemberlakukan pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE) yang sempat dikecam publik. Dengan keputusan ini, harga Bahan Bakar Minya (BBM) bersubsidi pada hari ini, (5 Januari 2016) turun lebih besar.
Terhitung tengah malam tadi, harga BBM jenis solar turun menjadi Rp 6.950 dari semula direncanakan Rp 7.150 per liter. Sementara harga solar ditetapkan Rp 5.650 per liter dari rencana Rp 5.950 per liter.
Kedua harga baru BBM ini berlaku untuk daerah di luar Jawa Madura dan Bali (Jamali).
Sebelumnya pemerintah menetapkan harga BBM yang baru dikenakan pungutan DKE sebesar Rp 200 per liter untuk premium dan Rp 300 per liter untuk solar.
Meski menunda pemberlakukan pungutan dana ini, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan pemerintah akan menyiapkan segala sesuatu, termasuk aturan-aturannya, untuk kebijakan pengutan tersebut.
“Jadi dengan begitu dalam sidang-sidang berikutnya, dimana kita berkesempatan untuk melakukan usulan APBNP (APBN Perubahan), maka ini akan dibahas,” kata Sudirman kepada mengutip laman Setkab, Selasa, 5 Januari 2016.
Pemerintah, lanjut Menteri ESDM, menyampaikan pelaksanaan penarikan Dana Ketahanan Energi akan menunggu bersamaan dengan proses penyusunan APBNP. Dengan begitu menghindari berbagai kontroversi yang sudah muncul.
“Konsekuensi dengan keputusan itu maka harga bahan bakar minyak (BBM) akan dikenakan harga baru yang tidak lagi ditambahi dengan penghimpunan dana pengembangan energi tadi,” tegas Sudirman.
Berikut adalah harga baru BBM per tanggal 5 Januari 2016:

Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'