Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Ditutup Menguat Meski Asing Lepas Saham

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 9 April 2015 16:22
Indeks Syariah Ditutup Menguat Meski Asing Lepas Saham
Di tengah nett sell asing, IHSG kembali masuk level 5.500.

Dream - Indeks saham syariah kembali ke jalur hijau usai kemarin tertekan aksi jual. Namun penguatan kali ini terjadi di tengah aksi jual pemodal asing.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 9 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,834 poin (0,48%) menuju level 173,861.

Kembalinya ISSI ke zona hijau terbantu kenaikan harga saham dari 95 emiten syariah. Namun ISSI masih tertekan melemahnya harga saham dari 81 emiten dan 66 lainnya stagnan.

ISSI sepanjang hari ini relatif aman dari tekanan. Terbukti ISSI menghabiskan seluruh waktu perdagangan di zona hijau dengan posisi terendah di level 173,028 dan tertinggi 173,861.

Pelaku pasar terlihat aktif mentransaksikan 38,02 miliar saham syariah bernilai Rp 3,1 triliun.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga menutup sesi perdagangan di zona hijau. Meski sempat terpeleset, JII ditutup menguat 3,861 poin (0,54%) ke level 723,848.

Kurang dari separuh penghuni JII, atau 13 emiten melaju di zona hijau. Indeks JII justru marak dengan pelemahan harga saham yang dialami 15 emiten. Sementara 2 lainnya bertahan stagnan.

Posisi terendah JII kali ini dicetak di level 719,429 dan tertinggi di 723,848.

Saham UNVR yang kemarin terserang aksi jual hebat kini justru tampil sebagai pencetak kenaikan harga tertinggi. UNVR memimpin top gainer dengan kenaikan Rp 650 per saham. Disusul UNTR Rp 525, ASII Rp 175, INTP Rp 150, dan PTPP Rp 125 per saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya kembali level 5.500. Ditutup menguat 14,316 poin (0,26%), IHSG bertengger di level 5.500,900.

IHSG sendiri sempat terpeleset ke zona merah dengan posisi terendah di level 5.478,513.

Lantai bursa relatif sepi dengan hanya mentransaksikan dana Rp 4,71 triliun dengan 69,66 miliar saham yang beralihtangan.

Investor asing yang melakukan belanja saham dalam 6 hari terakhir, kini berbalik melepas portofolionya. Asing membukukan nett sell Rp 362 miliar.

Beri Komentar