5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia masih melanjutkan rebound seiring sentimen positif yang diterima pelaku pasar. Penguatan Dow Jones dan kenaikan tipis harga minyak dunia menyulut aksi beli.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 8 Januari 2015, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 11,282 poin (0,22%) ke level 5.218,40.
Kenaikan berlanjut di sesi pembukaan ketika IHSG kembali menanjak 12,103 poin (0,23%) ke level 5.219,22
Di sesi pemanasan, sebanyak 32 emiten telah mengawali perdagangan di zona hijau. Sisanya, 6 saham bergerak melemah dan 7 lainnya stagnan.
Pelaku pasar pagi ini telah mentransaksikan tak kurang dari 104,32 juta saham senilai Rp 42,07 miliar.
Meski telah muncul aksi beli, hal ini belum memancing minat pemodal asing. Terbukti asing masih membukukan nett sell sekitar Rp 1,65 miliar di sesi pembukaan.
Hingga 11 menit waktu perdagangan, seluruh indeks saham sektoral bergerak menguat. Kenaikan tertinggi dicapai oleh emiten sektor properti yang naik 0,89 persen, diikuti pertaian 0,70 persen, dan pertambangan 0,49 persen.
Sentimen positif dari global juga ikut membawa indeks saham syariah mengawali perdagangan di zona hijau.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat 0,465 poin (0,28%) ke level 167,89.
Laju positif ISSI terus berlanjut di sesi pembukaan setelah menguat 0,505 poin (0,30%) ke level 167,93.
Sebanyak 26 saham syariah mengawali transaksi perdagangan dengan bergerak menguat. Namun masih ada 2 emiten syariah yang bergerak turun dan 5 saham melaju stagnan.
Pemodal pagi ini sudah mentransaksikan 85,83 juta saham senilai Rp 23,53 miliar.
Penguatan juga dialami saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,480 poin (0,36%) ke level 689,98
JII kembali menguat 2,551 poin (0,37%) ke level 690,05 di sesi pembukaan.
Dari kawasan regiona, sejumlah indeks saham utama di Asia mengawali perdagangan di zona merah. Namun saat ini, sebagian besar indeks tersebut telah beranjak ke zona hijau.
Indeks Nikkei dan Hang Seng yang mengawali perdagangan di zona merah kini sudah menguat masing-masing 0,01 persen dan 0,83 persen.
Di pasar keuangan, rupiah belum bisa keluar dari tekanan. Pagi ini rupiah terdepresiasi 80 poin (0,63%) menjadi 12.725 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?