Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pesawat Terbang (en.tengrinews.kz)
Dream - Operasional maskapai penerbangan berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC) tengah menjadi sorotan. Insiden yang menimpa AirAsia QZ8501 memancing pertanyaan seputar standar keselamatan maskapai ini.
Di tengah awan kelam industri maskapai murah, situs pemeringkat keselamatan maskapai penerangan, AirlineRatings, mengeluarkan daftar maskapai penerbangan dengan rekor keselamatan terbaik. Selain maskapai kelas atas, situs ini juga memeringkat maskapai kelas murah.
Mengutip laporan AirlineRating.com, Rabu, 7 Januari 2015, terdapat 10 maskapai penerbangan murah dengan tingkat keselamatan terbaik di duni. Sebagian besar nama maskapai ini mungkin terdengar awam bagi publik pengguna angkutan penerbangan di Tanah Air.
Kesepuluh maskapai penerbangan murah terbaik untuk urusan keselatam tersebut adalah Aer Lingus, Alaska Airlines, Icelandair, Jetblue, Jetstar. Lima maskapai lainnya adalah Kulula.com, Monarch Airlines, Thomas Cook, TUI Fly dan Westjet.
AirlineRatings dalam pernyataannya menjelaskan, pemeringkatan tingkat keselamatan maskapai ini didasarkan dari hasil audit organisasi penerbangan dunia seperti FAA dan ICAO.
Khusus untuk 10 maskapai LCC terbaik ini, AirlineRatings mengklaim seluruh maskapai telah melalui proses audit ketat dari International Air Transport Association Operational Safety Audit (IOSA).
Rekam jejak keselamatan setiap maskapai juga terbukti memiliki catatan baik. Tim penilai juga meneliti setiap sejarah operasional maskapai, catatan kecelakaan, dan kesempurnaan prosedur operasional.
Diakui AirlineRating, tahun 2014 merupakan tahun kelam bagi keselamatan maskapai. Sejumlah insiden tragis dan ganjil dalam sejarah penerbangan modern terjadi. Nahasnya, insiden ini menimbulkan korban meninggal yang cukup besar. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya