Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Tumpukan harta perusahaan Timur Tengah membuat banyak klub sepakbola Inggris tergiur. Setelah Manchester City, klub raksasa Liverpool kini tengah berharap bisa meraup dana dari pebisnis tanah Arab ini.
Mengutip laman Guardian.co.uk, Rabu, 7 Januari 2015, pemilik Liverpool, John W Henry dikabarkan tengah berpetualang ke Dubai untuk menggelar pertemuan tingkat tinggi.
Agenda Henry menemui sejumlah saudagar kaya Uni Emirat Arab (UEA) ini adalah untuk membuka peluang investasi di klubnya. Liverpool saat ini memang tengah membutuhkan dana perluasan stadion utama Anfield yang ditaksir mencapai 75 juta poundsterling atau Rp 1.45 triliun.
Selain istrinya, kunjungan bisnis Henry ke Dubai juga ditemani mantan bos Liverpool, Rick Perry.
Sementara itu, laman Dailymail melaporkan Henry mengadakan pertemuan dengan Abedin, salah seorang pebisnis yang dekat dengan keluarga kerajaan UEA. Sebelumnya, pebisnis ini telah mengajukan penawaran untuk menjadi investor Liverpool pada 2007.
Abedin juga tercatat sebagai CEO dari Dubai Healthcare City dan anggota direksi dari perusahaan properti UEA, Emaar. Perusahaan inilah yang membangun menara pencakar langt, Burj Khalifa.
Dari penelusuran juga diketahui jika Abedin memiliki hubungan dekat dengan wakil presden dan menteri utama UEA, Mohammed bin Rashid Al Maktoum.
Sayangnya, Perry membantah jika perjalanan bisnisnya ke Negeri Timur Tengah ini dalam rangka mencari investor bagi perusahaan. Perry berdalih dirinya hanya memiliki hubungan yang baik dengan pebisnis dari UEA dan Arab Saudi.
Meski dibantah, Liverpool saat ini memang membutuhkan sokongan dana untuk tetap berjaya. Belum lama ini, Liverpool baru saja mengantongi kontrak baru sponsor dari Standar Chartered senilai 20 juta pound sterling hingga akhir musim.
Henry memang menginginkan klubnya untuk memilikan ikatan yang kuat dengan penggemarnya di Timur Tengah dalam upaya mencari peluang komersial. Namun, dirinya senantiasa membantah upaya penjualan saham ke saudagar UEA. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan