Senin, 19 Oktober 2026 Cari

Aksi Beli Investor Bawa Indeks Syariah Menguat

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 7 Januari 2015 09:35
Aksi Beli Investor Bawa Indeks Syariah Menguat
Dikala indeks saham mulai bergerak menguat, rupiah justru kembali tertekan.

Dream - Usai dilanda pelemahan selama dua hari terakhir, indeks saham acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya kembali bangkit. Aksi beli pelaku pasar membuat sejumlah indeks dibuka menguat.

Kenaikan tipis ini juga disokong aksi beli pemodal asing di awal sesi pembukaan. Nett buy asing hingga 20 menit perdagangan mencapai Rp 15,49 miliar.

Pada pra pembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Rabu, 7 Januari 2015, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 6,494 poin (0,13%) ke level 5.175,554.

Langkah pelan IHSG di awal transaksi ini ikut berlanjut ke sesi pembukaan. Kali ini IHSG kembali menanjak 7,619 poin (0,15%) ke level 5.176,679. Sampai 20 menit waktu perdagangan, IHSG terus menguat hingga 26,383 poin (0,51%) ke level 5.195,44.

Tercatat sudah 130 emiten yang melangkah ke zona hijau. Separuhnya, atau 62 emiten masih berusaha keluar dari zona merah. Sisanya, 63 emiten bergerak stagnan dan 437 emiten sama sekali belum disentuh pelaku pasar.

Di awal perdagangan ini, sudah 10,16 miliar saham yang ditransaksikan pelaku pasar. Aksi jual beli ini membuat lantai bursa memutar dana investor hingga Rp 762,27 miliar.

Seluruh indeks saham sektoral pelan-pelan sudah beranjak ke zona hijau. Penguatan tertinggi dialami emiten pertanian yang naik 1 persen, diikuti porperti 0,86 persen, dan pertambangan 0,70 persen.

Pembukaan di zona hijau juga ikut dirasakan oleh dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat di level 166,50. Pada penutupan kemarin, ISSI bertengger di level 166.28.

Sampai 20 menit waktu perdagangan, ISSI telah terangkat 0,940 poin (0,57%) menuju level 167,22. Sebanyak 82 emiten syariah telah bergerak menguat sementara 32 lainnya masih tertekan aksi jual investor.

Aksi jual beli saham syariah pagi ini telah melibatkan 6,67 miliar saham dengan nilai Rp 616,71 miliar.

ISSI sempat mencetak level tertingginya di 167,48 dan sama sekali belum menyentuh zona merah. Namun gerak indeks masih terus fluktuatif.

Di jajaran saham-saham bluechips syariah, sebanyak 21 emiten telah melaju positif sementara 5 lainnya masih melemah. Penguatan ini seiring pembukaan indeks JII yang bergerak positif di level 682,21.

Laju indeks JII hingga 20 menit waktu perdagangan masih terus positif. JII tercatat menguat 4,356 poin (0,64%) ke level 685,42.

Sebanyak 1,09 miliar saham bluechips syariah telah dipermainkan pelaku pasar. Nilai transaksi mencapai Rp 320 miliar.

Dari kawasan regoional, seluruh indeks saham acuan di Asia dibuka menguat pagi ini. Saat ini, Nikkei Jepang telah menguat 0,51 persen sementara Hang Seng naik 0,08 persen.

Sayang, nilai tukar rupiah kembali tertekan di awal tahun ini. Rupiah terdepresiasi 75 poin (0,59%) menjadi 12.720 per dolar AS.

Beri Komentar