Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Melejit Diserbu Dana Asing

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 17 Desember 2015 16:32
Indeks Syariah Melejit Diserbu Dana Asing
Asing hari ini membukukan nett buy hingga Rp 1,1 triliun.

Dream - Bursa saham Indonesia kebanjiran dana asing usai muncul kepastian suku bunga The Fed. Indeks saham syariah pun ditutup melesat

Tak seperti kekhawatiran banyak orang, bursa saham Indonesia justru dibanjiri dana asing hingga Rp 1,1 triliun.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 17 Desember 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melonjak 3,368 poin (2,42%) ke level 142,767.

Kenaikan signifikan dicetak indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang naik 17,344 poin (2,97%) ke level 600,517.

Aksi belanja investor mendorong 134 emiten syariah masuk zona positif. Dari 30 penghuni indeks JII, 27 emiten bluechips syariah juga berhasil ditutup menguat.

Meski ramai aksi belanja, 49 emiten ISSI masih tertekan aksi jual investor.

ISSI mencetak level tertinginya di sesi penutupan perdagangan dengan posisi terendah di 140,985.

Seluruh indeks sektor saham menikmati euforia kepastian kenaikan suku bunga The Fed. Investor berburu saham-saham di sektor infrastruktur yng naik 2,70 persen. Disusul industri dasar 2,19 persen dan properti 1,79 persen.

Di jajaran emiten bluechips syariah, top gainer dihuni emiten UNVR yang naik Rp 1.650. Disusul LPPF yang naik Rp 775, INTP Rp 675, AALI dan SMGR masing-masing Rp 250 per saham.

Sebaliknya saham keping biru syariah yang mengalami tekanan berasal dari INCO Rp 20, PTPP Rp 15, dan MIKA Rp 5 per saham.

Secara keseluruhan, kepastian suku bunga The Fed memang membuat pelaku pasar lega. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan melompat 72,511 poin (1,62%) ke level 4.555,964.

Beri Komentar