Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Munculnya sentimen negatif dan positif secara bersamaan memaksa pelaku pasar bersikap hati-hati. Akibatnya, indeks saham acuan banyak yang membuka perdagangan di zona merah.
Sentimen penolakan suntikan modal triliunan rupiah bagi BUMN juga disambut negatif pelaku pasar.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efe Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 5 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,287 poin ke level 171,175.
Meski sempat menembus zona hijau, laju ISSI hingga 35 menit pertama justru masih dalam tekanan. ISSI saat ini telah terkoreksi 0,491 poin (0,29%) ke level 170,971.
ISSI sempat menembus zona hijau dengan mencetak level tertinggi di 171,462.
Aksi jual pelaku pasar memaksa 45 emiten syariah melaju ke zona merah. Di tengah tekanan besar tersebut, justru 69 emiten syariah bergerak menguat.
Pagi ini sudah 6,09 miliar saham yang diperdagangkan pelaku pasar. Aksi jual beli ini melibatkan dana hingga Rp 990 miliar.
Pelemahan juga melanda saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka turun 2,01 poin ke level 706,709.
Berbeda dengan ISSI yang sempat menguat, JII justru masih belum bisa keluar di teritori negatif.
Melemahnya harga saham dari 14 emiten bluechips syariah membuat JII masih tak berkutik. Beruntung 12 emiten lainnya sudah beranjak menguat dan 4 lainnya stagnan.
JII pun kembali melemah 3,650 poin (0,52%) ke level 705,069.
Transaksi perdagangan saham unggulan syariah melibatkan 1,29 miliar efek bernilai Rp 520,41 miliar.
BEI pada pembukaan kali ini memang bergerak melemah. Pada pra pembukaan perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpeleset 6,156 poin (0,12%) ke lebel 5.309,128.
IHSG kembali melemah di sesi pembukaan usai turun 2,725 poin (0,05%) ke level 5.312,88.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya