Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
Ilustrasi
Dream - Kecemasan investor terhadap perkembangan kebangkrutan Yunani sedikit berkurang. Meski dibuka melemah, indeks bursa saham Indonesia mencoba melawan arus pelemahan.
Selain mulai menguatnya brusa regional, masuknya dana asing ikut memberikan tambahan tenaga bagi bursa saham Indonesia.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 30 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun tipis 0,047 poin ke level 156,816.
Munculnya aksi beli dari investor berhasil mengangkat ISSI ke zona hijau. Hingga 20 menit waktu perdagangan, ISSI sempat menyentuh zona positif dengan level tertingingg di 157,191.
Hingga saat ini, laju ISSI masih bergerak fluktuatif. ISSI sempat kembali melemah tipis 0,019 poin (0,01%) ke level 156,844.
Kondisi lebih baik dialami saham-saham bluechips syariah. Naik tipis 0,121 poin, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat di level 652,945.
Indeks JII masih terus melaju di dua zona. JII sempat jatuh ke level negatif 652,805 dan beranjak naik 0,594 poin (0,09%) hingga 20 menit waktu perdagangan.
Separuh penghuni JII masih tertekan aksi jual pelaku pasar. Namun, 11 lainnya mencoba melawan tekanan pasar dan 4 emiten bertahan stagnan.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini membuka perdagangan dengan naik tipis 4,791 poin (0,10%) ke level 4.887,369.
Laju positif IHSG masih bertahan di sesi pembukaan usai dibuka menguat 4,871 poin (0,10%) ke level 4887,449.
Dari kawasan regional, indeks saham utama Asia bergerak variatif fi awal sesi. Indeks Hang Seng masih berada dalam tekanan meski sempat menyentuh zona hijau.
Sebaliknya, indeks Nikkei Jepang tampaknya sudah mulai pulih dan telah menguat 0,07 persen.
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?