Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia bergerak di zona hijau di hari pengumuman hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Namun penguatan ini tak berlangsung lama karena indeks langsung terdorong ke zona merah.
Pada pra pembukaan perdagangan saham Selasa, 22 Juli 2014, IHSG menguat 14,84 poin (0,29%) ke level 5.141,96. Penguatan IHSG terus berlanjut pada sesi pembukaan dengan menguat 0,51 persen ke level 5.150.
Sayangnya, penguatan ini tak berlangsung lama, IHSG yang terus menguat justru tiba-tiba berbalik ke zona merah. Aksi untung pelaku pasar kemungkinan memanfaatkan penguatan yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir.
Di awal sesi ini, pemodal asing masih melakukan aksi beli saham dengan nett buy sekitar Rp 49 miliar. Sementara pemodal lokal, melepas sahamnya dengan mengantongi nilai Rp 52 miliar.
Tren pelemahan di awal perdagangan juga dialami dua acuan indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang dibuka menguat di level 169,01, kini justru dalam laju melemah.
Hingga perdagangan pukul 9.14 WIB, indeks ISSI telah terkoreksi 0,25 poin (0,15%) ke level 168,28. Sebanyak 53 emiten syariah mencetak pelemahan harga saham sementara 48 lainnya masih berada di zona hijau.
Total nilai transaksi perdagangan saham di awal sesi ini mencapai Rp 559,15 miliar dengan 4,65 miliar saham yang berpindahtangan.
Kondisi yang sama dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Dibuka menguat di level 699,27 dan sempat menembus 702,89, indeks ISSI justru terjun bebas ke zona merah.
Melemahnya harga saham dari 14 emiten unggulan syariah telah menyeret indeks JII terpangkas 1,1 poin (0,15%) ke level 696.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya memperkirakan sentimen Pilpres akan akan tetap menjaga pergerakan IHSG sepanjang hari ini. Kemarin, IHSG menembus resisten pertama di level psikologis 5100.
" IHSG hari ini diperkirakan masih akan bergerak naik, dengan resisten pertama di level 5.165. Rekor IHSG di 5.251,3 akan menjadi resisten yang kedua. Kisaran gap di 5.100 - 5107 bakal menjadi suport untuk pergerakan IHSG hari ini," katanya.
Pergerakan saham di sektor konstruksi dan properti yang sebagian merupakan aktifitas dari pemodal lokal, diperkirakan masih akan berlangsung atraktif.
" Kita masih perlu nantikan, apakah pemodal asing yang hingga kemarin masih berada dalam posisi wait and see, bakal kembali melakukan aksi beli secara agresif pada saham-saham sektor perbankan, semen, dan infrastruktur," katanya. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan