Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Setelah sempat tertekan aksi jual asing, indeks saham syariah di pasar modal Indonesia kembali dibuka menguat. Pelaku pasar kini memusatkan perhatiannya pada sentimen lokal.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 23 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,298 poin ke level 159,202.
Laju positif ISSI terus berlanjut di awal sesi pembukaan. Hingga 10 menit waktu perdagangan, ISSI sudah menanjak 0,483 poin (0,3%) ke level 159,387.
Aksi beli investor berhasil mengangkat 71 emiten syariah ke zona positif. Namun, 20 emiten masih tertekan aksi jual dan 39 lainnya bertahan stagnan.
Transaksi di awal sesi ini terbilang relatif sepi dengan mencetak nilai Rp 134,63 miliar. Sebanyak 2,49 miliar saham jadi objek transaksi pelaku pasar.
Pembukaan positif juga dicetak saham-saham bluechips syariah. Dibuka menguat 1,473 poin, Jakarta Islamic Index (JII) mengawali sesi perdagangan di level 663,108.
JII di awal perdagangan ini cukup nyaman bergerak di zona hijau. Terbukti, JII kembali menanjak 2,129 poin (0,32%) ke level 663,764.
Kembali melantainya pelaku pasar mendorong 19 emiten unggulan syariah melaju di teritori positif. Sebaliknya, 7 emiten masih dilanda aksi jual dan 4 lainnya bertahan stagnan.
Sementara itu, sentimen positif dari penguatan indeks bursa regional mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melaju di zona hijau.
Di sesi prapembukaan, IHSG naik tipis 7,629 poin (0,15%) ke level 4.966,881.
IHSG kembali menanjak 9,356 poin (0,19%) ke level 4.968,608 di sesi pembukaan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya