Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Sentimen buruk yang muncul dari gerak bursa regional menumbang indeks saham syariah di lantai bursa Indonesia. Kekhawatiran akan kenaikan suku bunga The Fed tiba-tiba kembali menguat.
Kondisi ini memperburuk situasi lantai bursa yang melemah sejak awal pekan kemarin.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 10 November 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 1,121 poin (0,79%) ke level 140,871.
Langkah awal negatif juga melanda indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang turun 6,819 poin (1,15%) ke level 584,555.
Memasuki sesi pembukaan, laju kedua indeks saham syariah ini tak berubah. ISSI justru semakin turun 1,240 poin (0,87%) ke level 140,752. Indeks JII melemah 7,454 poin (1,26%) ke level 583,920.
Pelaku pasar memulai sesi transaksi perdagangan dengan dana Rp 11,31 miliar dan 39,71 juta saham yang berpindahtangan.
Hingga 14 menit waktu perdagangan, tercatat sudah 65 emiten syariah yang tertekan aksi jual. Namun, 31 emiten syariah lainnya sudah berhasil masuk zona hijau.
Kondisi regional yang relatif tak membawa kabar baik juga menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona negatif. Dimotori saham keuangan yang bergerak lesu, IHSG turun 35,375 poin (0,79%) ke level 4.464,132 di sesi prapembukaan.
Di awal sesi ini tak ada satupun emiten yang bergerak menanjak. Justru, IHSG diserbu aksi pelemahan harga saham dari 40 emiten.
Selain emiten keuangan yang anjlok 1,12 persen, indeks sektoral industri dasar dan industri aneka juga terpangkas 0,98 persen di awal sesi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya