Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Tertolong Aksi Beli Jelang Penutupan

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 3 Maret 2015 16:24
Indeks Syariah Tertolong Aksi Beli Jelang Penutupan
Sebaliknya, IHSG justru tertekan aksi jual dan menutup perdagangan di zona merah.

Dream - Indeks acuan saham syariah berhasil bertahan di zona merah di kala pelaku pasar mulai menahan diri menggelar aksi beli. Kenaikan terjadi di kala Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah.

Investor asing tampaknya belum mengendurkan aksi belinya di pasar modal Indonesia. Meski mulai berkurang, asing masih membukukan nett buy dengan nilai Rp 311 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 3 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tpis 0,014 poin (0,01%) menuju level 175,145.

Aksi beli pemodal jelang penutupan perdagangan membawa 85 emiten syariah bergerak menguat. Namun, pemodal yang menahan diri memaksa 104 emiten syariah turun ke zona merah dan 58 lainnya bertahan stagnan.

Transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 4,66 triliun dengan 34,57 miliar saham beralihtangan.

ISSI memang harus berusaha keras untuk menembus zona hijau. Bahkan indeks acuan saham syariah ini harus jatuh ke level terendah 174,972 jelang sesi penutupan.

Munculnya aksi beli investor di menit-menit akhir perdagangan berhasil mengangkat ISSI dari zona merah.

Kinerja lebih baik justru dibukukan saham-saham bluechips syariah. Meski didominasi 16 emiten yang bergerak melemah, Jakarta Islamic Index (JII) sama sekali tak sempat menyentuh zona negatif.

Indeks JII sore ini menutup perdagangan dengan menguat 1,593 poin (0,22%) ke level 730,204. Kenaikan harga saham dari 11 emiten membantu JII tetap mencetak rekor barunya.

Sebanyak 8,67 miliar saham bluechips syariah diperdagangkan pelaku pasar dengan nilai Rp 3,16 triliun.

Meski melaju positif, JII tak luput dari tekanan. Terlihat dari pergerakan JII yang semakin tertekan jelang penutupan perdagangan. Indeks JII sempat menyentuh level terendah 729,194, atau masuih di zona hijau.

Di kala dua indeks acuan saham syariah berhasil melaju positif, IHSG justru tak sanggup bertahan di zona hijau. Aksi jual jelang berakhirnya sesi perdagangan memaksa IHSG terkoreksi 3,212 poin (0,06%) ke level 5.476,619.

Lantai bursa dipenuhi 169 penghuni yang bergerak melemah. Sementara hanya 143 emiten yang mencetak kenaikan harga dan 100 lainnya stagnan.

Bursa saham Indonesia kali ini dipenuhi aksi jual beli 66,52 miliar saham dengan nilai transaksi menembus Rp 7,20 triliun.

Emiten di sekto properti mencetak penurunan terdalam hingga 0,98 persen, diikuti pertambang 0,63 persen, dan industri dasar 0,35 persen.

Sementara emiten di sektor industri aneka dan perdagangan memimpin kenaikan usai menguat 1,38 persen dan 0,34 persen.

Beri Komentar