Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Tutup Sesi Perdagangan dengan Rekor Baru

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 6 Maret 2015 16:27
Indeks Syariah Tutup Sesi Perdagangan dengan Rekor Baru
Rekor juga dicapai IHSG yang ditutup menguat 63,840 poin (1,17%) ke level 5.514,787

Dream - Terseok-seok di awal perdagangan, bursa saham Indonesia menutup perdagangan di zona positif. Dua indeks acuan saham syariah bahkan kembali mencetak dalam tren rekor baru.

Rekor baru ini tercapai di tengah aksi beli pemodal asing yang masih minim. Meski baru separuh dari nett sell kemarin, asing mencetak aksi beli bersih hingga Rp 143 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 6 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melompat 1,719 poin (1,26%) ke level 175,741.

ISSI kembali mencetak level tertingginya di awal Maret sekaligus rekor terbarunya. Rekor terakhir ISSI dicetak pada 3 Maret 2015 di level 175,145.

Sepanjang perdagangan ISSI memang bergerak ekstra hati-hati. Melaju relatif flat, ISSI mencetak level terendah di 173,755. Adanya aksi beli jelang penutupan berhasil melesatkan ISSI hingga mencapai level tertinggi sekaligus rekor baru di 175,741.

Rekor baru ISSI didukung naiknya harga saham dari 84 emiten syariah. Namun, jumlah saham syariah yang terkoreksi justru lebih banyak hingga 90 emiten.

Transaksi perdagangan jelang libur akhir pekan ini mencapai Rp 4,55 triliun dengan 33,22 miliar saham yang beralihtangan.

Tak ingin ketinggalan dengan ISSI, saham-saham bluechips syariah juga ikut melompat jelang penutupan perdagangan. Jakarta Islamic Index (JII) juga ikut mencetak rekor baru.

JII sore ini menutup perdagangan dengan menguat 112,759 poin (1,77%) ke level 734,847. Rekor tertinggi JII terakhir kali dicapai di level 730,204.

Lebih dari separuh atau 18 emiten syariah menyambut libur akhir pekan di zona hijau. Sebaliknya, 11 emiten masih tertekan aksi jual dan memaksanya masuk zona merah.

Transaksi perdagangan 12,83 miliar saham menciptakan perputaran dana hingga Rp 3,32 triliun.

Saham perusahaan barang konsumsi, UNVR, menjadi favorit pelaku pasar. Emiten unggulan ini menjadi pencetak kenaikan harga tertinggi (top gainer) usai menguat Rp 1.550 per saham.

Emiten penghuni top gainer lainnya adalah SILO yang menguat Rp 600, INTP Rp 400, ASII Rp 225, dan ITMG Rp 200 per saham.

Pencapaian rekor juga berhasil diraih Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menguat 63,840 poin (1,17%) ke level 5.514,787.

Lantai bursa akhir pekan ini diserbu aksi jual beli investor yang melibatkan 54,57 miliar saham. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 6,49 triliun.

Beri Komentar