Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Salah satu topik pembahasan dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdul Aziz Al-Saud, adalah masalah kuota
haji. Dalam pertemuan yang digelar di sela-sela KTT G20 di Hangzhou, China, tersebut, Jokowi menanyakan apakah Indonesia bisa memakai kuota haji negara-negara lain yang tidak terpakai.
" Karena kita tahu untuk sebelum melangkah ke pembicaraan dengan negara lain yang memiliki kelebihan kuota, kita harus berbicara terlebih dahulu kepada Saudi Arabia," ujar Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, sebagaimana dikutip Dream dari laman Setkab.go.id, Senin 5 Sptember 2016.
Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan lamanya daftar tunggu jemaah haji di Indonesia. Bahkan, di daerah tertentu, jemaah haji harus menunggu lebih dari 20 tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci.
Menanggapi pertanyaan itu, Pangeran Mohammed bin Salman menugaskan Menteri Luar Negeri Saudi Arabia untuk berbicara masalah ini dengan Retno.
" Siang ini (Minggu, 4 September 2016), karena ada Pertemuan Menteri Luar Negeri G20, maka saya juga akan membahas isu mengenai masalah haji secara lebih detil dengan Menteri Luar Negeri Saudi Arabia," tutur Retno.
Daftar tunggu haji di Indonesia memang sudah panjang. Kuota haji yang diberikan oleh Saudi dinilai terlalu sedikit jika dibanding dengan jumlah umat Muslim di Indonesia yang ingin berhaji.
Bahkan, di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, daftar tunggu sudah mencapai 32 tahun. Tahun ini, kuota haji Indonesia hanya 168.800.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya