Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Penerbitan obligasi syariah atau sukuk oleh pemerintah Inggris disambut baik pemerintah RI. Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Robert Pakpahan menyatakan kehadiran sukuk Poundsterling ini mampu menyemarakkan pasar pasar sukuk global.
" Sukuk Inggris itu bagus, jadi bisa meramaikan pasar sukuk global," ujar Robert kepada Dream.co.id di Jakarta, Kamis, 17 Juli 2014.
Inggris menjadi negara Barat pertama yang menjual obligasi syariah. Pada penerbitan perdananya bulan lalu, pemerintah Inggris mengeluarkan sukuk senilai 2,3 miliar pounds atau senilai Rp 47,3 triliun.
Sementara itu, pemerintah RI mengaku akan menerbitkan kembali sukuk global pada semester kedua tahun ini. Sayangnya, Robert masih merahasiakan jumlah sukuk yang akan diterbitkan tersebut.
" Kita masih ada satu global sukuk di semester 2," ungkapnya.
Mengenai waktu penerbitan, Robert juga masih merahasiakannya. Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan menerbitkan sukuk global ini.
" Yang dilihat itu harganya lagi bagus, marketnya liquid, dan lihat juga apakah kita benar-benar butuh atau tidak (untuk pembiayaan)," paparnya.
Saat ini pemerintah RI telah menerbitkan 56,97 persen dari target penerbitan sukuk tahun ini sebesar Rp 72,4 triliun atau senilai Rp 41,2 triliun.
" Jadi tinggal Rp 31,2 triliun lagi yang akan diterbitkan, ini terdiri dari sukuk global dan sukuk rupiah," tandasnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya