Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Menabung.
Dream – Salah satu produk perbankan yang ditawarkan oleh perbankan kepada masyarakat adalah tabungan. Produk keuangan ini umum digunakan untuk menyimpan uang.
Dikutip dari Duit Pintar, Minggu 27 Januari 2018, jenis tabungan saat ini sudah semakin beragam.
Kamu pasti sudah mengenak jenis tabungan yang pertama berupa tabungan konvensional. Ini merupakan rekening untuk menyimpan uang oleh nasabah sewaktu-waktu dapat diambil oleh nasabahm baik melalui bank maupun ATM.
Jangka waktu kepemilikan tabungan konvensional ini tidak bisa dibatasi dan nasabah bisa menyetorkan uang kapan pun dan jumlah berapa pun.
Karena sifatnya itu tempat untuk menyimpan uang, setiap bulannya rekening tabungan akan dikenakan biaya administrasi yang berbeda-beda di setiap bank. Bank juga akan memberikan bunga (untuk bank konvensional) atau marjin (bank syariah) dari jumlah rekening tabungan. Simpanan ini juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Tabungan berjangka ini adalah jenis simpanan kedua yang ditawarkan bank. Salah satu jenisnya adalah deposito. Dalam tabungan deposito, Anda hanya bisa menarik uang sesuai dengan jadwal kesepakatan. Kalau tidak, ada denda yang akan diberikan oleh perbankan. Jangka waktu deposito pun beragam, yaitu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, sampai 12 bulan.
Simpanan yang keempat adalah tabungan pendidikan anak. Dalam tabungan pendidikan, kamu menyetorkan uang secara rutin per bulannya sampai jangka waktu yang ditentukan. Biasanya nasabah menargetkan pada akhir jangka waktu itu sudah terkumpul sejumlah uang untuk biaya masuk sekolah anak.
Tabungan ini juga disertai dengan asuransi. Jika sewaktu-waktu kamu meninggal di tengah masa tabungan pendidikan itu berlangsung, setoran setiap bulannya akan dilanjutkan oleh asuransi sampai target uang yang dicanangkan tetap tercapai.
Untuk kamu umat muslim, ada satu lagi jenis simpanan yang kini dikenal sebagai tabungan haji. Sesuai dengan namanya, produk tabungan ini ditujukan bagi nasabah yang ingin berhaji.
Sistemnya sama dengan tabungan berencana. Nasabah bisa menyetor sejumlah uang secara rutin setiap bulan. Setoran minimalnya sebesar Rp100 ribu.
Ketika saldo mencapai Rp25 juta, nasabah bisa mendaftarkan diri untuk berangkat haji di Kementerian Agama. Nasabah akan mendapatkan nomor urut untuk berangkat haji. Sambil menunggu giliran, nasabah bisa melanjutkan setoran hajinya dan harus lunas sebelum batas yang ditentukan oleh Kementerian Agama. Tujuannya agar nasabah bisa berangkat haji. Tabungan haji ini umumnya dilengkapi dengan asuransi jiwa dan kecelakaan diri.
Jadi, sudah berapa jenis tabungan yang kamu miliki?
(Sah/Sumber: aturduit.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya