Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Ada banyak hal yang melatarbelakangi seorang karyawan yang tergolong rajin memutuskan untuk hengkang dari perusahaan yang anda pimpin. Mendapatkan kesempatan kerja dan suasana berbeda mungkin hanya alasan 'klise' yang terkadang terkesan tidak sebanding dengan performanya di kantor.
Dalam sebuah sesi wawancara dengan CEO Aflac, Dan Amos sebuah kantor berita menemukan ada empat alasan utama yang harus diperhatikan oleh perusahaan saat kehilangan aset berharganya. Setidaknya ada empat hal yang harus diperhatikan seorang pimpinan jika tidak ingin kehilangan aset berharganya.
Tidak Ada Sistem Reward
Reward bukan melulu tentang gaji besar, namun karyawan memerlukan pengakuan dari perusahaan atas jerih payahnya selama ini. Berikan kesempatan untuk bonus yang mungkin jumlahnya tidak seberapa, promosi kenaikan jabatan, kesempatan memimpin proyek baru, atau sistem reward lain yang dapat membangkitkan semangat kerjanya. Intinya adalah komunikasikan reward apa yang sebaiknya tepat untuk seorang karyawan yang telah loyal untuk membesarkan perusahaan anda.
Manajemen Perusahaan
Tunjukkan komitmen terhadap manajemen yang memberikan kenyamanan bagi karyawan. Suasana kerja yang kondusif dan tidak kaku terkadang lebih efektif membuat karyawan loyal dan tidak hengkang dalam waktu dekat. Anda tetap bisa menerapkan jarak antara atasan dan bawahan dalam urusan profesional kerja, namun selebihnya manajemen yang fleksibel dan komunikatif umumnya lebih disukai karyawan.
Promosi
Saat melihat kerja keras karyawan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan perusahaan itulah tanda saatnya pimpinan memberikan promosi pada karyawannya. Promosi merupakan salah satu bentuk apresiasi perusahaan terhadap kinerja dan loyalitas seorang karyawan.
Beban Pekerjaan Yang Tidak Pernah Habis
Perusahaan kerap menuntut karyawannya untuk bekerja keras dan memberikan hasil maksimal bagi perusahaan. Namun tanpa disadari sebenarnya tuntutan beban pekerjaan yang tinggi dapat membuat karyawan tidak betah berlama-lama di perusahaan anda. Ingatlah jika karyawan anda juga seorang manusia biasa yang ada saatnya membutuhkan satu dua hari untuk 'bernafas' dari tumpukan pekerjaan yang menggunung.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya