Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Selalu banyak alasan pegawai yang ingin beralih pekerjaan. Dalam era ini, tidak jarang seseorang bisa beralih pekerjb aan beberapa kali dalam 10 tahun.
Namun, di sisi lain, ada juga orang yang mencoba untuk meyakinkan diri mereka untuk bertahan dengan pekerjaannya saat ini, meski dengan alasan yang sangat sepele.
Para pegawai ini menyebut alasan tersebut berupa realitas, tetapi para ahli menilai mereka telah puas pada apa yang telah didapatnya. Sayangnya, pegawai yang bersembunyi di balik alasan sepele ini tidak akan memiliki karier yang berkembang dalam jangka panjang. Akibatnya, kehidupan dan kesejahteraan pribadinya pun tidak akan berkembang.
Dari situs berita Emirates 247 yang dikutip, Senin, 28 Juli 2014, terdapat 4 alasan umum yang membuat pegawai bertahan pada pekerjaannya saat ini:
1. Tidak Tahu Tempat Baru untuk Bekerja
Ini alasan sepele nomor 1 yang menjadi alasan utama para pegawai memilih bertahan dengan pekerjaannya saat ini meski dia tidak bahagia terhadap pekerjaannya tersebut. Mereka enggan bergerak karena menilai posisinya saat ini merupakan posisi nyaman. Cara mereka adalah bersembunyi di balik alasan 'kurangnya lapangan pekerjaan'.
Mereka mencoba meyakinkan diri dan berpura-pura percaya bahwa alasan kurangnya kesempatan kerja bisa diterima semua pihak. Padahal, jika Anda seorang profesional dan memiliki keahlian maka akan selalu ada pekerjaan menanti Anda.
2. Anggapan bahwa " Aku di sini hanya untuk beberapa waktu lagi"
Adanya anggapan ini hanya memberikan Anda kesempatan mengulur-ngulur waktu untuk mencari pekerjaan baru. Awalnya hanya berniat bekerja 6 bulan, tetapi Anda akan terperangkap 5 tahun, bahkan 10 tahun. Untuk itu, jangan pernah memiliki anggapan seperti ini, Anda harus memegang pepatah lama yang menyatakan " Besok tidak akan pernah datang" .
3. Adanya anggapan sudah terlambat melakukan perubahan
Banyak pegawai yang bersembunyi di balik usia mereka. Mereka menilai pada usia 35 atau 40 tahun sudah terlambat melakukan perubahan atau memulai sesuatu yang baru.
Yang benar adalah tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baru sehingga Anda tidak terjebak dalam pekerjaan yang tidak membuat Anda bahagia dan merasa puas. Tidak ada masalah jika Anda harus mengubah karir Anda karena pekerjaan itu harus bisa memberi tantangan sehingga Anda memiliki gairah dalam bekerja. Tidak perlu membuat batasan umur dalam suatu perubahan.
4. Merasa rendah diri
Alasan lainnya seseorang tidak mau pindah pekerjaan karena dirinya merasa tidak memenuhi persyaratan di pekerjaan lain. Mereka percaya kualifikasi dan pengalaman mereka hanya cocok pada pekerjaannya saat ini.
Ini mungkin saja benar untuk pekerjaan tertentu, tetapi pada zaman ini kebanyakan karir memiliki lingkup yang tidak terbatas. Yang perlu Anda lakukan adalah mendapatkan pelatihan diri untuk mengikuti perubahan pasar.
Anda tidak bisa selamanya terjebak dalam pekerjaan yang menyesakkan perasaan sehingga Anda tidak menikmati waktu bekerja. Lebih baik berhenti bersembunyi di alasan-alasan sepele ini. Anda harus mengambil sikap dan mulai menemukan karir yang memberikan kepuasan sehingga Anda bisa lebih produktif jika dibandingkan saat Anda bekerja dengan perasaan yang tidak bahagia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya