Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lustrasi
Dream - Menjelang Lebaran, masyarakat harus bisa menahan diri di tengah gempuran promosi dari pusat perbelanjaan dan mal. Apalagi di zaman konsumerisme yang merajalela. Sangat sulit bagi orang-orang tertentu untuk tetap pada rencana keuangannya.
Banyak para pemilik uang yang sudah bersusah-payah mengumpulkan uang. Namun pada akhirnya, simpanan itu hilang tak berbekas akibat terlalu menuruti nafsu belanjanya hingga sampai berutang.
Jika Anda berada dalam situasi tersebut, berikut tips yang mungkin bisa membantu Anda mengatasinya seperti dikutip laman emirate247:
1. Buatlah anggaran dan bicara dengan pasangan
Langkah pertama adalah memahami pendapatan dan pengeluaran Anda. Berhati-hatilah terhadap pengeluaran bulanan - yakni pengeluaran tetap dan tidak tetap. Diskusikan dengan pasangan bagaimana menyeimbangkan keduanya. Usahakan pengeluaran Anda bisa diatur dengan baik. Siapkan dana tak terduga dan bahkan dana untuk memanjakan diri Anda dan keluarga. Namun beri prioritas untuk beberapa jenis pengeluaran seperti uang sewa sebelum pengeluaran untuk makan-makan.
Mencatat pengeluaran memang terlihat kuno, tapi itu cara yang tepat agar pengeluaran dapat terkontrol dengan baik.
2. Bedakan antara utang yang baik dan buruk
Ada alasan mengapa bank memeriksa kemampuan Anda untuk membayar utang, dan itu hal yang sangat mendasar yang harus Anda pertimbangkan juga sebelum mendekati lembaga keuangan untuk meminjam lebih banyak uang. Anda cukup bijak jika berutang untuk mendapat rumah. Tapi berutang demi memiliki gadget tercanggih adalah satu kesalahan.
Lebih masuk akal meminjam uang dari bank jika Anda sedang membangun aset, tapi pikirkan dua kali jika aset itu mengalami depresiasi seperti mobil, gadget atau liburan.
Jika Anda memiliki sejumlah besar dana pada kartu kredit, lebih baik mengambil pinjaman pribadi dan melunasi iuran kartu kredit karena suku bunga kartu kredit bisa selangit.
3. Kartu kredit tidak selalu buruk
Banyak yang percaya kartu kredit selalu buruk. Namun cara yang lebih baik adalah menggunakannya dengan bijaksana. Kartu kredit juga berarti kenyamanan dan banyak poin reward. Disarankan menggunakan kartu kredit di rumah sakit atau di apotek. Membayar dengan kartu kredit tidak terlihat segampang menggesekannya di mal.
4. Menabung sedikit demi sedikit
Bagi karyawan dengan gaji rata-rata, tidak mudah menabung dengan nominal yang besar dalam sekali simpan. Menabunglah sedikit demi sedikit setiap bulan asal disiplin. Jika tidak memiliki banyak uang tersisa setelah membayar semua tagihan, lihat kembali catatan pengeluaran Anda. Cari cara agar dana tersebut cukup tanpa membebani gaya hidup Anda.
5. Jangan membayar penuh
Jaman sekarang orang sudah jarang membeli secara tunai. Penawaran dan diskon sudah menjadi tren di situs belanja online. Di sinilah peran kartu kredit bagi Anda. Tapi sekali lagi, gunakan dengan bijaksana. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya