Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia
Dream - Indeks bursa saham Indonesia akhirnya menutup perdagangan jelang libur panjang lebaran di zona merah. Pemodal asing kembali melakukan aksi beli ditengah investor domestik yang menarik dana untuk memenuhi kebutuhan lebaran.
Pelemahan bursa saham Indonesia kali ini berseberangan dengan Nikkei Jepang dan Hang Seng Hong Kong, yang menguat 1,14 persen dan 0,31 persen.
Pada penutupan perdagangan saham, Jumat, 25 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 9,83 poin (0,19%) ke level 5.088,80. Investor asing masih bertahan melakukan aksi beli saham dengan membukukan nett buy Rp 281 miliar.
Pelemahan indeks kali in terjadi ditengah naiknya harga saham dari 156 emiten. Transaksi perdagangan melibatkan 75,52 miliar saham dengan nilai Rp 6,35 triliun.
Menjelang libur panjang kali ini, aksi jual saham juga melanda emiten-emiten syariah di BEI.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup melemah 0,36 poin (0,22%) ke level 167,34. Sama seperti IHSG, pelemahan IHSG juga terjadi di tengah banyaknya kenaikan harga saham emiten syariah.
Transaksi perdagangan saham syariah jelang libur panjang ini mencapai 39,04 miliar dengan nilai Rp 4 triliun.
Koreksi juga melanda indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 2,05 poin (0,3%) ke level 690,39. Indeks JII sebetulnya sempat menyapa zona hijau dan bertengger di posisi tertinggi 695,45.
Sayang, aksi konsolidasi dari pemodal lokal jelang libur panjang ini membawa indeks JII terperosok masuk zona merah.
Saham perusahaan tambang pelat merah, PTBA menjadi pencetak kenaikan harga saham tertinggi setelah menguat Rp 525, diikuti AALI Rp 125, INCO Rp 120, ASII Rp 50, dan JSMR Rp 50 per saham. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya