Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Investor Mau Lebaran, Indeks Syariah Melemah

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 25 Juli 2014 16:25
Investor Mau Lebaran, Indeks Syariah Melemah
Investor asing masih bertahan melakukan aksi beli saham dengan membukukan nett buy Rp 281 miliar.

Dream - Indeks bursa saham Indonesia akhirnya menutup perdagangan jelang libur panjang lebaran di zona merah. Pemodal asing kembali melakukan aksi beli ditengah investor domestik yang menarik dana untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

Pelemahan bursa saham Indonesia kali ini berseberangan dengan Nikkei Jepang dan Hang Seng Hong Kong, yang menguat 1,14 persen dan 0,31 persen.

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat, 25 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 9,83 poin (0,19%) ke level 5.088,80. Investor asing masih bertahan melakukan aksi beli saham dengan membukukan nett buy Rp 281 miliar.

Pelemahan indeks kali in terjadi ditengah naiknya harga saham dari 156 emiten. Transaksi perdagangan melibatkan 75,52 miliar saham dengan nilai Rp 6,35 triliun.

Menjelang libur panjang kali ini, aksi jual saham juga melanda emiten-emiten syariah di BEI.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup melemah 0,36 poin (0,22%) ke level 167,34. Sama seperti IHSG, pelemahan IHSG juga terjadi di tengah banyaknya kenaikan harga saham emiten syariah.

Transaksi perdagangan saham syariah jelang libur panjang ini mencapai 39,04 miliar dengan nilai Rp 4 triliun.

Koreksi juga melanda indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 2,05 poin (0,3%) ke level 690,39. Indeks JII sebetulnya sempat menyapa zona hijau dan bertengger di posisi tertinggi 695,45.

Sayang, aksi konsolidasi dari pemodal lokal jelang libur panjang ini membawa indeks JII terperosok masuk zona merah.

Saham perusahaan tambang pelat merah, PTBA menjadi pencetak kenaikan harga saham tertinggi setelah menguat Rp 525, diikuti AALI Rp 125, INCO Rp 120, ASII Rp 50, dan JSMR Rp 50 per saham. (Ism)

Beri Komentar