Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Uang pas-pasan merupakan masalah bagi rumah tangga yang bisa membuat stres. Tidak jarang, dalam kondisi ini ketegangan meningkat yang dapat mengganggu hubungan dengan pasangan.
Agar masalah keuangan ini tidak berdampak pada kehidupan pribadi, maka perlunya diskusi mengenai sumber penerimaan dan kebutuhan prioritas keluarga, termasuk rencana investasi secara terbuka. Ketika sudah disepakati, maka keputusan penggunaan keuangan bisa menjadi lebih cepat dan efisien. Berikut, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam diskusi menentukan prioritas dalam perencanaan keuangan.
1. Kesepakatan Stadard Hidup
Banyak pasangan yang menderita karena memiliki pasangan dengan standard hidup yang di luar kemampuan. Hidup dengan perbedaan ini merupakan hal yang sulit dalam menjalankan rumah tangga. Untuk itu, perlu didiskusikan aturan dan batasan mengenai standard hidup yang bisa diterima kedua belah pihak.
Anda tidak perlu menyebutkan secara spesifik produk yang digunakan atau suatu tempat untuk berlibur. Hanya saja perlu batasan anggaran untuk suatu pos dan alasan mengapa pos itu perlu. Misalnya, jika Anda merencanakan pendidikan untuk anak dengan biaya sekolah yang tinggi maka harus dipastikan Anda mampu memenuhi biaya tersebut.
2. Prioritas
Anda dan pasangan Anda perlu memiliki prioritas kebutuhan yang sejalan. Pasalnya, tidak mungkin kebutuhan semua pihak dapat terakomodasi. Namun, dengan prioritas yang sejalan ini maka seluruh anggota keluarga bisa menikmati. Misalkan, Anda merencanakan rekreasi dengan anggaran tertentu, tentukan lokasi yang disukai para anggota keluarga lainnya.
3. Tabungan
Tabungan merupakan hal yang penting atau sudah menjadi keharusan di setiap keluarga. Tidak hanya dengan melakukan penghematan, tetapi perlu rencana investasi dari awal dan rencana ini perlu dijelaskan kepada semua anggota keluarga agar bisa mengerti kondisi keuangan keluarga.
4. Jangan menyabotase keuangan keluarga
Biasanya ketika terjadi masalah keuangan, terdapat pihak yang menyabotase urusan keuangan ini. Bukan solusi yang baik jika ada pihak yang memengaruhi anggota keluarga lain untuk mendapatkan sesuatu. Solusi terbaik adalah mendengarkan seluruh aspirasi anggota keluarga sehingga tidak ada kebutuhan penting keluarga yang terlewatkan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya