Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Perusahaan asuransi di Uni Emirat Arab sepakat menaikkan premi asuransi mobil sekitar 15-20% pada semester pertama tahun ini dan diperkirakan akan naik kembali pada semester kedua tahun ini.
Seperti dikutip dari Emirates 247, Selasa, 12 Agustus 2014, premi asuransi untuk kendaraan naik mengikuti penurunan permintaan asuransi dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini guna mengurangi kerugian dan meningkatkan kondisi keuangan perusahaan asuransi.
Dengan modifikasi premi, perusahaan telah menaikkan biaya dokumentasi mobil sebesar 20% guna menutup biaya operasional yang meningkat.
Mereka mengklaim tarif yang dikenakan perusahaan jasa pemeliharaan meningkat lebih cepat dibandingkan premi asuransi kendaraan yang menyebabkan perusahaan asuransi meningkatkan biaya mereka.
Sales Manager Fidelity Insurance Services Adnan Ilyas mengatakan tingkat asuransi kendaraan sudah mulai pulih dalam beberapa tahun terakhir dengan adanya peningkatan tarif 15-20%.
" Sekarang kita lihat apa yang disebut tarif premi yang benar di pasar domestik," ujarnya seraya menyebutkan kerugian yang dialami perusahaan asuransi sebelum menaikkan tarif asuransi pada awal tahun ini.
Ilyas mengatakan premi asuransi saat ini 2,5-4% lebih tinggi dari nilai kendaraan. Dia mengharapkan tarif tersebut bisa dinaikkan hingga akhir tahun guna menutup kerugian beberapa tahun lalu.
Ilyas juga berharap perusahaan asuransi dapat mengalami perubahan yang signifikan ketika peraturan baru mulai berlaku pada bulan depan dengan adanya bantuan dari bank garansi.
Direktur Al Buhaira National Insurance Mohammed Khalaf mengatakan premi kendaraan meningkat tetapi masih di bawah target. Dia menekankan pentingnya asuransi kendaraan dan perbaikan sistem pelayanan guna meningkatkan jumlah pelanggan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Al Wathba National Insurance Co. Bassam Galimiran menyatakan terjadi persaingan ketat selama bertahun-tahun. Sayangnya, terjadi persaingan tidak di antara perusahaan asuransi dengan strategi pemotongan tarif premi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya