Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Investor Cemas, Indeks Syariah Dibuka Lemas

Reporter : Syahid Latif
Senin, 8 Juni 2015 10:05
Investor Cemas, Indeks Syariah Dibuka Lemas
IHSG longsor dari level 5.100 di tengah sentimen negatif dari kawasan regional.

Dream - Kecemasan pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed belum berakhir. Bahkan pasar semakin khawatir dengan kebijakan tersebut.

Alhasil, bursa saham Indonesia langsung dibuka melemah di awal perdagangan.

Pada sesi prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 8 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) langsung terkoreksi 0,033 poin ke level 163,178.

Hingga satu jam waktu perdagangan, ISSI sama sekali belum beranjak dari zona merah. ISSI bahkan makin tersungkur 1,483 poin (0,91%) ke level 162,177.

Kepanikan yang melanda pasar memaksa 103 emiten syariah terjungkal ke zona negatif. Hanya 25 emiten ISSI yang bergerak positif dan 43 lainnya stagnan.

Transaksi jual beli saham syariah awal pekan ini sudah mencatat nilai Rp 571,01 miliar. Dengan 8,08 miliar saham yang berpindahtangan.

Laju negatif juga dicetak saham-saham bluechips syariah. Terpangkas 2,906 poin, Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah di level 681,844.

Koreksi harga saham yang melanda 22 emiten unggulan syariah, telah memaksa JII terpangkas 6,795 poin (0,99%) ke level 677,955 hingga 55 menit waktu perdagangan.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak kuasa melawan aksi jual investor. IHSG melemah 14,219 poin (0,28%) ke level 5.086,353 di sesi praperdagangan.

IHSG kembali terpangkas 16,666 poin (0,33%) ke level 5.083,906 di sesi pembukaan.

Beri Komentar