Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham Indonesia kembali melaju di zona hijau setelah akhir pekan lalu, secara mengejutkan, terkoreksi cukup dalam. Kembalinya investor membuat sebagian besar indeks saham acuan bergerak positif.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,362 poin (0,21%) ke level 173,087.
Penguatan di sesi pemanasan ini didorong kenaikan harga saham dari 22 emiten syariah. Namun ISSI masih meninggalkan 5 emiten di zona merah dan 8 lainnya memilih stagnan.
Transaksi perdagangan saham syariah di awal sesi ini sudah mencapai Rp 11,81 miliar dari 48 juta saham yang beralihtangan.
Langkah positif ISSI masih terus berlanjuta di sesi pembukaan. Kali ini ISSI kembali menanjak 0,431 poin (0,25%) ke level 173,156.
Kembali masuknya dana investor juga mendorong indeks saham bluechips syariah melaju positif. Jakarta Islamic Index (JII) mengawali perdagangan dengan kenaikan 2,114 poin (0,29%) ke level 723,788 di sesi pra pembukaan.
Sebanyak 42,95 juta saham unggulan syariah ditransaksikan pelaku pasar dengan nilai Rp 11,27 miliar.
JII juga menguat 2,307 poin (0,32%) ke level 723,981 di sesi pembukaan perdagangan.
Lantai bursa pagi ini memang dilanda aksi beli pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali transaksi dengan menguat 12,814 poin (0,24%) ke level 5.455,879.
Penguatan tersebut disokong naiknya harga saham dari 29 emiten. Sisanya, 7 emiten masih tertekan aksi jual dan 9 lainnya melaju stagnan.
Lantai bursa pagi ini sudah dibanjiri dana investor hingga Rp 23,49 miliar dari 58,87 juta saham yang beralih tangan. Investor asing masih melakukan pemanasan dengan mencetak nett sell tipis Rp 52 juta.
Di sesi pembukaan, IHSG masih melanjutkan laju positifnya. Kali ini IHSG menguat 14,971 poin (0,28%) ke level 5.458,036.
Kecuali sektor pertanian, seluruh indeks saham acuan melaju positif di awal pekan ini. Kenaikan terbesar dialami emiten sektor industri aneka yang menguat 1,57 persen, diikuti manufaktur 0,78 persen, dan pertambangan 0,80 persen
Dari kawasan regional, seluruh indeks saham utama bergerak di zona positif. Nikkei dan Hang Seng masing-masing menguat 0,91 persen dan 0,43 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya