Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tidak Jarang Istri Mengeluh Gaji Suami Kurang Untuk Menutup Kebutuhan Rumah Tangga. (Foto: Today.com)
Dream – Dalam kehidupan rumah tangga, istri memegang peran penting dalam mengelola keuangan rumah tangga. Dia akan mengatur pengeluaran kebutuhan keluarga dari pendapatan yang dihasilkan—terutama pendapatan dari suami.
Namun, tidak jarang pengeluaran rumah tangga lebih tinggi daripada pendapatan suami. Bahkan, istri pun kerap mengeluh gaji suami tidak cukup untuk keperluan bulanan.
Duh, kalau sudah begini, harus bagaimana? Sebenarnya, gaji suami cukup untuk menutup kebutuhan rumah tangga. Syaratnya, istri harus pintar-pintar dalam mengatur pengeluaran keluarga. Dengan begitu, istri akan terhindar dari pemikiran “ gaji suami tidak cukup”.
Evaluasi gaya hidup bisa menjadi salah satu caranya. Istri sebaiknya bertanya-tanya kepada diri sendiri terhadap gaya hidup. Misalnya, apakah perlu menyekolahkan anak di sekolah yang biayanya selangit? Apakah tujuannya agar sang anak mendapatkan pendidikan yang lebih baik atau hanya sekadar gengsi? Atau, apakah perlu jalan-jalan ke mal setiap akhir pekan? Evaluasi gaya hidup ini penting supaya anggaran belanja bisa dihemat.
Cara berikutnya adalah mengakali pos pengeluaran. Jika ingin ngirit, istri bisa mengganti menu yang lebih sederhana untuk makan. Memangkas biaya-biaya tak perlu, seperti nonton bioskop atau jalan-jalan, pun bisa dilakukan
Berikutnya, salat Dhuha. Jangan lupa, salat sunah ini dikenal bisa menarik rezeki. Cobalah jadikan salat Dhuha sebagai amalan rutin yang dilakukan sekeluarga.
Sedekah pun bisa menjadi cara yang ampuh untuk menyelamatkan gaji suami. Ketika suami memberikan gaji, alangkah baiknya istri menyedekahkan sebagian penghasilan untuk sedekah. Utamakan untuk keluarga dan kerabat dekat terlebih dahulu.
Sedekah merupakan magnet rezeki. Semakin besar uang yang dikeluarkan untuk sedekah rutin, Insya Allah semakin besar pula rezeki yang akan dilimpahkan. Baca selengkapnya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya