Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Investasi Menjadi Salah Satu Cara Mengumpulkan Harta Yang Dilakukan Pria Dan Wanita.
Dream – Investasi merupakan salah satu cara menjadi kaya. Pria dan wanita sama-sama melakukan cara ini untuk mengumpulkan pundi-pundi uang.
Pertanyaannya, siapakah yang paling baik dalam berinvestasi?
Dilansir dari CNN Money, Kamis 9 Maret 2017, firma investasi, Fidelity, mengatakan wanita mengalahkan pria dalam urusan investasi. Pada tahun 2016, ditemukan bahwa investor wanita lebih unggul 0,3 persen daripada pria.
“ Wanita melakukan lebih baik daripada pria dan risiko investasinya lebih sedikit,” kata President of Personal Investing Fidelity, Kathy Murphy.
Murphy mengatakan pria punya tendensi buruk dalam berinvestasi, yaitu terlalu sering jual beli saham. Sangat sedikit dari mereka yang menguasai seni menentukan waktu yang pas di pasar.
Seorang profesor di Sekolah Bisnis Haas di Berkeley, Terrace Odean, mengatakan di pasar modal, para pria bertransaksi saham 45 persen lebih banyak daripada wanita. Odean mengatakan tren tersebut diakibatkan oleh pria yang terlalu percaya diri.
Sebaliknya, kaum hawa lebih cenderung kepada investor yang berprinsip “ beli dan tahan”. Konsep ini mirip dengan saran pakar uang seperti Warren Buffet dan Jack Bogle: simpan uangmu di indeks saham yang murah dan jangan sentuh selama bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun.
“ Wanita punya tujuan jangka panjang dan mereka tidak melenceng dari tujuan (investasi),” kata Murphy.
Dia mengatakan wanita fokus berinvestasi dan menabung untuk pensiun atau biaya kuliah anak.
Sayangnya, ada kelemahan pada wanita, yaitu takut berinvestasi di pasar saham. Murphy mengatakan ketakutan wanita terhadap pasar saham disebabkan oleh minimnya pengetahuan investasi.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya