Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pendiri Microsoft, Bill Gates, memang layak disebut sebagai orang tajir sedunia. Tetapi, bukan berarti dia tidak punya masalah.
Kala menjalani sesi tanya jawab bersama istrinya, Melinda Gates pada bulan lalu, Bill mendapat pertanyaan dari seorang penonton. Si penanya penasaran dengan kelemahan terbesar Bill Gates saat membangun Microsoft.
" Berurusan dengan persoalan perekruten, persoalan manajemen. Saya selalu harus membiarkan orang lain masuk dan membantu membangun tim," ujar Gates, dikutip dari Liputan6.com, Jumat, 6 April 2018.
Bill juga mengaku sulit beradaptasi di lingkungan kerja di luar keahliannya. Alhasil, dia sering menemui kendala ketika menjalankan Microsoft.
" Bahkan divisi seperti penjualan dan accounting yang sama sekali tak menarik bagi saya juga bisa disebut kelemahan tersendiri," kata Bill.
" Jika saya tidak senang pada hal itu, saya pasti tidak akan lihai melakukannya, jadi kami mempekerjakan banyak orang untuk melakukan pekerjaan tersebut," ucap Bill melanjutkan.
Lebih lanjut, dia menyatakan tidak semua pemilik perusahaan punya kemampuan mengelola seluruh divisi dalam bisnisnya. Hal itulah yang menjadi alasan bagi Bill untuk mempekerjaan orang-orang yang cerdas dan ahli di bidangnya.
Hal ini juga pernah diungkapkan pendiri Virgin Group, Richard Branson. Dia mengaku banyak memiliki karyawan yang lebih cerdas sehingga menggantungkan bisnisnya pada mereka.
" Tim yang Anda rekrut sangat mempengaruhi kesuksesan dalam berbisnis," tutur Branson.
" Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang jauh lebih cerdas, berikan semua yang mereka butuhkan untuk berkembang, dan bisnis pun berjalan sempurna," kata dia melanjutkan.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Siska Amelie F Deil)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya