Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penyambutan Raja Salman Saat Berkunjung Ke AS (wikimedia.org)
Dream – Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz, dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Rencananya, Raja Salman akan memboyong rombongan dengan jumlah yang sangat besar, yaitu 1.500 orang, 10 menteri, dan 25 pangeran.
Kunjungan orang nomor satu di Arab Saudi ini membawa berkah bagi PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS). Perusahaan ini akan memberikan layanan ground handling bagi pesawat rombongan kerajaan Arab Saudi di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, dan Bandara Ngurah Rai, Bali.
Sekadar informasi, ground handling ini merupakan proses penanganan penumpang, bagasi, kargo, dan pos yang dilakukan dari proses embarkasi (departure) sampai proses debarkasi (arrival).
Station Manager JAS di Bandara Halim Perdana Kusuma, Satria, mengatakan pesawat Saudi Arabian (SV) yang mengangkut kargo milik kerajaan Arab Saudi, sudah mulai berdatangan di Bandara Halim Perdana Kusuma dan Bandara Ngurah Rai.
“ Ada sekitar 20 penerbangan yang akan kami tangani, khususnya di Halim,” kata Satria di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 22 Februari 2017.
Dia mengatakan JAS turut melayani konfigurasi Boeing, termasuk Boeing tipe B747 400, B747 Freighter, B777, B757, dan B737 800.
“ Secara khusus, kami men-deploy main deck loader dari Bandara Cengkareng (Soekarno-Hatta), berkapasitas 32 ton untuk naik turunnya kargo mereka di Bandara Halim Perdana Kusuma dan Bandara Ngurah Rai,” kata dia.
Sekadar tambahan, JAS ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang ground and cargo handling sejak tahun 1984. Perusahaan ini beroperasi di 12 bandara Indonesia serta melayani 34 maskapai internasional dan 7 maskapai nasional.
“ Ini merupakan suatu kepercayaan Saudi kepada kami. Kami bangga berkontribusi dalam sejarah. Harapan kami semoga operasional berjalan lancar dan kedua negara bisa lebih meningkatkan hubungan bilateral,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya