Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Utang. (Sumber: Merdeka.com)
Dream - Jumlah utang Indonesia terus bertambang. Sampai April 2016, Indonesia telah memiliki utang sampai Rp 3.279,18 triliun, naik Rp 7,46 triliun dibandingkan bulan sebelumnya Rp 3.271,82 triliun.
Porsi terbesar utang Indonesia tersebut berasal dari penerbitan surat utang negara yang mencapai Rp 2.529,92 triliun dan pinjaman Rp 749,37 triliun.
Khusus untuk pinjaman luar negeri, porsi pinjaman Indonesia dipecah dalam tiga kategori yaitu pinjaman bilateral yang berasal dari beberapa negara senilai Rp 347,30 triliun, multilateral Rp 349,08 triliun, bank komersial Rp 48,51 triliun, dan supplier Rp 0,15 triliun.
Selain ke luar negeri, pemerintah juga membuka pinjaman di dalam negeri yang nilainya mencaai Rp 4,33 triliun
Beberapa negara selama ini memang menjadi kreditur bagi pemerintah. Tercatata ada 10 negara di dunia yang memberikan utang kepada Indonesia dengan nilai signifikan. Jumlah itu belum termasuk negara lain yang nilainya mencapai Rp 12,43 riliun.
Dilansir dari data Direktur Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan, dan Risiko Kementerian Keuangan, Selasa 24 Mei 2016, Jepang masih menjadi idola Indonesia dalam meminjam uang dengan posisi Rp226,56 triliun per April 2016. Porsi utang ini sebesar 6,9 persen dari jumlah ULN pemerintah pada bulan itu.
Pihak terbesar kedua yang mengutangi Indonesia adalab Bank Dunia. Utang yang diberikan sebesar Rp218,66 triliun atau 6,7 persen dari ULN pemerintah.
Pihak yang ketiga adalah Islamic Development Bank (IDB). Bank pembiayaan syariah ini juga memberikan utang yang cukup besar bagi Indonesia, yaitu sebesar Rp118,86 triliun atau 3,6 persen.
Selain Jepang, ada juga negara-negara yang memberikan pemberi utang terbesar bagi Indonesia. Sebut saja Perancis yang jumlah pinjamannya sebesar Rp25,53 triliun, Jerman Rp21,71 triliun, Korea Selatan Rp19,74 triliun, dan negara lainnya sebesar Rp12,43 triliun.
Tiongkok dan Amerika Serikat pun juga memberikan utang kepada pemerintah dengan nilai yang cukup lumayan. Masing-masing pinjamannya sebesar Rp11,98 triliun dan Rp10,72 triliun.
Di samping keenema negara tersebut, daftar 10 negara pemberi utang terbesar Indonesia lainnya adalah Australia Rp 7,85 triliun, Spanyol Rp 3,84 triliun, Rusia Rp 3,52 triliun, Inggris Rp 3,42 triliun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya