Dream - Menjelang akhir 2015, utang luar negeri Indonesia telah mencapai US$ 304,6 miliar atau senilai Rp 4.112 triliun. Posisi utang pada November 2015 itu tumbuh 3,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober 2015 sebesar 2,5% (yoy).
Peningkatan pertumbuhan Utang Luar Negeri (ULN) itu terutama bersumber dari utang berjangka panjang.
ULN berjangka panjang tumbuh 6,1% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan Oktober 2015 yang sebesar 5,5% (yoy). Sementara itu, ULN berjangka pendek masih mengalami penurunan (-12,5, yoy).
Seperti dikutip dari website Bank Indonesia (BI), Jumat, 22 Januari 2016, BI memandang perkembangan ULN November 2015 masih cukup sehat, namun perlu terus diwaspadai risikonya terhadap perekonomian. Ke depan, BI akan terus memantau perkembangan ULN, khususnya ULN sektor swasta.
" Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keyakinan bahwa ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi," tulis keterangan BI.
Merujuk keterangan tersebut, pengutang terbesar Indonesia berasal sektor swasta yang mencapai US$ 166,8 miliar (54% dari ULN). Sementara dari utang publik mencapai US$ 137,7 miliar, atau 45,2% dari total ULN Indonesia.
Dilihat dari sektor ekonomi, ULN swasta pada akhir November 2015 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih. Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 75,9%.
Dibandingkan bulan sebelumnya, pertumbuhan tahunan ULN sektor keuangan, sektor industri pengolahan, dan sektor listrik, gas dan air bersih tercatat mengalami peningkatan. Sementara itu, pertumbuhan tahunan ULN sektor pertambangan mengalami kontraksi yang lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global