BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Jokowi Melantik Wakapolri Syafruddin Sebagai Menteri PANRB. (Foto: Liputan6.com
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Syafruddin sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pria yang sebelumnya menjabat Wakil Kapolri ini akan menggantikan posisi Asman Abnur.
Dikutip dari Liputan6.com, pelantikan Syafruddin dipimpin oleh Jokowi berdasarkan Keputusan Presiden No. 142 p 2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri PANRB Kabinet Kerja dalam sisa masa jabatan tahun 2014—2019.
“ Bersediakah Saudara diambil sumpah berdasarkan Islam?” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, saat mengambil sumpah.
Mantan Wakapolri ini membacakan sumpah jabatannya.
“ Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD NKRI tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya. Demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata dia mengikuti Jokowi.
Setelah membacakan sumpah jabatan, Syafruddin menandatangani berita acara pelantikan dirinya sebagai menteri PANRB.
Ketua Tim Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi, tak ada alasan khusus dari terpilihanya nama Syafruddin sebagai Menteri PANRB.
“ Tidak ada yang spesial, hanya kemampuannya yang dianggap capable,” kata dia.
![]()
Sofjan menilai, Syafruddin sebagai orang yang tepat untuk melakukan program reformasi birokrasi yang dijalankan pemerintah. Selama di kepolisian, dia telah menduduki berbagai jabatan penting.
Perwira Polisi ini diharapkan bisa bekerja secara maksimal dan melanjutkan program reformasi birokrasi sampai akhir Kabinet Kerja 2019.
“ Saya pikir dia bisa kerja saja, latar belakangnya ini, kan, reformasi birokrasi. Dia sudah terbiasa di bidang macam-macam, sudah ditugaskan di instansi polisi. Dia, kan, sekarang sedang atur dan mengkoordinasikan Asian Games. Dia punya kemampuanlah,” kata mantan ketua umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur, mundur dari jabatannya. Sebagai pengganti, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Wakapolri Komjen Polisi Syafruddin.
“ Saya menyampaikan mohon diizinkan saya untuk mengundurkan diri jadi Menpan RB,” kata Asman di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 15 Agustus 2018.
![]()
Dia mengatakan persetujuannya telah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Asman, Jokowi memuji kinerjanya sebagai anggota Kabinet Kerja dan tidak menghalanginya mundur dari kabinet.
“ Alhamdulillah, Pak Presiden sampaikan ke saya kinerja yang saya persembahkan cukup memberikan agenda positif buat,” kata Asman.
Dia juga mengharapkan penggantinya bisa diisi oleh sosok yang netral dan yang lebih baik. “ Saya berdoa mudah-mudahan pengganti saya diganti oleh orang yang lebih baik dari saya,” kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Septian Deny, Ika Defianti, Hans Jimenez Salim)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
