Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memintanya untuk membangun sarana transportasi kereta api di seluruh Nusantara dalam 5 tahun ke depan.
“ Bapak Presiden berkeinginan, ketika selesai menjabat, ada kenangan yang membanggakan yaitu transportasi kereta api ada di seantero Nusantara," ungkap Jonan seperti dikutip dari situs Kemenhub, Kamis, 16 April 2015.
Jonan pernah mengatakan, APBN sebaiknya diprioritaskan untuk membangun infrastruktur transportasi di daerah yang masih tertinggal. Ia mengungkapkan, salah satunya, bisa digunakan untuk membangun jalur kereta di luar pulau Jawa.
Untuk mewujudkan target tersebut, lanjut Jonan, pemerintah akan mengembangkan kereta api di Sumatera dengan menyambung jalur Rantau Prapat (Sumatera Utara) - Kertapati (Sumatera Selatan) melalui Sumatera Barat (Sumbar). Di Propinsi Nangroe Aceh Darussalam, bekas - bekas jalur KA dihidupkan kembali dan dibangun jalur perintis serta menyambung jalur Sumatera Utara - Aceh.
" Jika jalur Sumatera sudah tersambung dari Aceh sampai Tanjung Karang, nanti kapasitasnya bisa sama dengan jalur di Jawa sebelum double track," jelas Jonan.
Di Pulau Kalimantan, pembangunan jalur KA untuk menghubungkan ibukota propinsi di Kalimatan yaitu Banjarmasin, Pontianak dan Palangkaraya. Di Sulawesi jalur KA akan membentang dari Makassar sampai Manado. Sementara di Papua dibangun jalur Manokwari - Sorong.
Sebelumnya, Presiden Jokowi juga menargetkan turunnya biaya logistik. Salah satu caranya yaitu dengan mengembangkan jalur kereta api yang bisa menjadi akses ke pelabuhan dan bandara.
" Pembangunan jalur kereta api harus dilakukan oleh generasi sekarang yang akan bisa dimanfaatkan untuk generasi masa depan," tandas Jonan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya