Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Siapa bilang Indonesia hanya bisa mengimpor barang elektronika dari China. Negeri Tirai Bambu ini justru masuk daftar pengimpor terbesar produk elektronika dari Tanah Air.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan, China tercatat sebagai pengimpor aktif produk elektronika Indonesia ke-8 di jajaran importir dunia. Pada Januari lalu, impor elektronika China mencapai US$ 26,6 juta, naik 0,86 persen dari periode sama tahun lalu.
Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Nus Nuzulia Ishak yakin China akan menjadi negara tujuan terpenting produk elektronika Indonesia.
" Produk elektronika merupakan salah satu produk manufaktur dengan permintaan dunia cukup tinggi senilai US$ 3,2 triliun," katanya mengutip keterangan tertulis Kemendag, Kamis, 16 April 2015.
Selain elektronika, Indonesia berharap bisa mengekspor bahan material ke Negeri Tirai Bambu tersebut.
Pemerintah telah menargetkan ekspor produk elektronika bisa menembus US$ 64,3 miliar.
Sementara untuk ekspor bahan bangunan, Indonesia menargetkan pertumbuhan 11,13 persen hingga lima tahun ke depan.
Volume ekspor building material pada Januari 2015 dibandingkan setahun yang lalu bahkan melesat 172,2 persen menjadi 1,18 ton senilai US$ 162,85 juta.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya