Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Meski tidak hadir dalam upacara Hari Ulang Tahun ke-44 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Presiden Joko Widodo menitipkan beberapa pesan untuk para abdi negara. Salah satunya adalah melakukan reformasi tanpa basa-basi.
Dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Senin, 30 November 2015, dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Sekretaris Kabinet (Waseskab) Bistok Simbolon, Jokowi meminta agar anggota Korpri melakukan percepatan reformasi birokrasi di semua tingkatan dan menjaga netralitas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar akhir tahun ini.
“ Lakukan reformasi birokrasi tanpa basa-basi, cari terobosan serta cara-cara baru dengan menghindari business as usual,” ujar Jokowi dalam sambutannya.
Jokowi yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Paris berpesan agar berbagai upaya perbaikan harus terus dilakukan dari hulu sampai hilir, baik pada area perubahan mental aparatur, kelembagaan, ketatalaksanaan, Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur, akuntabilitas, pengawasan, peraturan perundang-undangan maupun area perubahan pelayanan publik.
“ Rakyat ingin segera melihat terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang efektif dan efisien, birokrasi yang melayani bukan dilayani, serta birokrasi yang memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” tegasnya.
Jokowi juga meminta anggota Korpri membangun mentalitas baru yang positif, yang berintegritas, yang memiliki etos kerja, dan yang berjiwa gotong royong.
“ Bongkar pola pikir dan mentalitas-mentalitas lama yang negatif. Jadikan revolusi mental sebagai gerakan bersama seluruh anggota Korpri, bukan sebatas program atau proyek yang digerakkan oleh anggaran,” serunya.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga meminta agar segenap anggota Korpri untuk mempersiapkan diri menuju birokrasi yang dinamis, inovatif, dan responsif terhadap terhadap perkembangan zaman.
“ Pangkas semua kerumitan birokrasi serta pastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dengan kualitas tinggi dan waktu yang cepat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Peringatan HUT Korpri ini merupakan yang terakhir. Pasalnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi menyatakan Korpri sudah diubah menjadi Korps Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai undang-undang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya