Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Indonesia siap kebanjiran jalan bebas hambatan baru. Tak kurang dari 47 ruas jalan tol akan dibangun pemerintah. Sejumlah menteri hingga Kapolri akan dilibatkan untuk memuluskan program besar ini.
Kepastian pembangunan jalan tol tersebut itu muncul setelah keluar Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2016 yang ditandatanganinya pada 8 Januari 2016 tentang percepatan pelaksanaan proyek srategis nasional.
Tak hanya para menteri, Presiden juga mengintsruksikan perintah ini kepada jaksa agung, Kapolri, sekretaris kabinet, kepala staf presiden, para kepala lembaga pemerintah non kementerian, Gubernur, Bupati/Wali kota seluruh Indonesia. Perintahnya adalah mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk melakukan percepatan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional atau memberikan dukungan dalam percepatan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.
Proyek Strategis Nasional itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada 8 Januari 2016.
Seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Rabu, 27 Januari 2016, proyek-proyek tersebut adalah:
1. Jalan Tol Serang – Panimbang (83,6 km) Provinsi Banten
2. Jalan Tol Pandaan – Malang (37,62 km) Provinsi Jawa Timur
3. Jalan Tol Manado – Bitung (39 km) Provinsi Sulawesi Utara
4. Jalan Tol Balikpapan – Samarindi (99 km) Provinsi Kalimantan Timur
5. Jalan Tol Medan – Binjai (16 km), bagian dari 8 ruas Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara
6. Jalan Tol Palembang – Indralaya (22 km), bagian dari 8 ruas Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan
7. Jalan Tol Bakauheni – Tb Besar (138 km), bagian dari 8 ruas Trans Sumatera Provinsi Lampung
8. Jalan Tol Pekanbaru – Kandis – Dumai (135 km), bagian dari 8 ruas Trans Sumatera Provinsi Riau
9. Jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang, bagian dari 8 ruas Trans Sumatera Provinsi Lampung – Provinsi Sumatera Selatan
10. Jalan Tol Pematang Panggang – Kayu Agung, bagian dari 8 ruas Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan
11. Jalan Tol Palembang – Tanjung Api-api, bagian dari 8 ruas Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan
12. Jalan Tol Kisaran – Tebing Tinggi, bagian dari 8 ruas Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara
13. Jalan Tol Kayung Agung – Palembang – Betung (112 km), bagian dari 8 Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan
14. Jalan Tol Medan – Kuala Namu – Lubuk Pakam – Tebing Tinggi (62 km) Provinsi Sumatera Utara
15. Jalan Tol Soreang – Pasir Koja (11 km) Provinsi Jawa Barat
16. Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (59 km) Provinsi Jawa Barat
17. Jalan Tol Pejagan – Pemalang (58 km) Provinsi Jawa Tengah
18. Jalan Tol Pemalang – Batang (39 km) Provinsi Jawa Tengah
19. Jalan Tol Batang – Semarang (75km) Provinsi Jawa Tengah
20. Jalan Tol Semarang – Solo (73 km) Provinsi Jawa Tengah
21. Jalan Tol Solo – Ngawi (90 km) Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur
22. Jalan Tol Ngawi – Kertosono (87 km) Provinsi Jawa Timur
23. Jalan Tol Kertosono – Mojokerto (41 km) Provinsi Jawa Timur
24. Jalan Tol Mojokerto – Surabaya (36 km) Provinsi Jawa Timur
25. Jalan Tol Gempol – Pandaan (14 km) Provinsi Jawa Timur
26. Jalan Tol Ciawi – Sukabumi (54 km) Provinsi Jawa Barat
27. Jalan Tol Gempol – Pasuruan (34,15 km) Provinsi Jawa Timur
28. Jalan Tol Waru (Aloha) – Wonokromo – Tanjung Perak (18,2 km) Provinsi Jawa Timur
29. Jalan Akses Tanjung Priok (17 km) Provinsi DKI Jakarta
30. Jalan Tol Cengkareng – Batu Ceper – Kunciran (14,19 km) Provinsi DKI Jakarta
31. Jalan Tol Kunciran – Serpong (11,19 km) Provinsi Banten
32. Jalan Tol Serpong – Cinere (10,14 km) Provinsi Banten, Provinsi Jawa Barat
33. Jalan Tol Cinere – Jagorawi (14,64 km) Provinsi Jawa Barat
34. Jalan Tol Cimanggis – Cibitung (25,39 km) Provinsi Jawa Barat
35. Jalan Tol Cibitung – Cilincing (34 km)Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta
36. Jalan Tol Depok – Antasari (21,54 km) Provinsi Jawa Barat
37. Jalan Tol Bekasi – Cawang – Kp. Melayu (21,04 km) Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta
38. Jalan Tol Sunter – Rawa Buaya – Batu Ceper (20km) Provinsi DKI Jakarta
39. Jalan Tol Bogor Ring Road (11 km) Provinsi Jawa Barat
40. Jalan Tol Serpong – Balaraja (30 km) Provinsi Banten
41. Jalan Tol Batu Ampar – Muka Kuning – Bandara Hang Nadim (25 km) Provinsi Kepulauan Riau
42. Jalan Tol Semanan – Sunter (20,23 km), bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
43. Jalan Tol Sunter – Pulo Gebang (9,44 km), bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
44. Jalan Tol Duri Pulo – Kampung Melayu (9,6 km), bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
45. Jalan Tol Kemayoran – Kampung Melayu (9,6 km), bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
46. Jalan Tol Ulujami – Tanah Abang (8,7 km), bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
47. Jalan Tol Pasar Minggu – Casablanca (9,16 km), bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya