Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Menjadi kaya merupakan impian semua orang. Kaya dalam artian hidup dengan keuangan yang melimpah dan bebas dari utang.
Namun tak semua orang bisa menggapai kondisi itu. Jangankan membeli barang mewah, kemampuan untuk mempunyai dana darurat pun tak bisa terpenuhi. Padahal banyak yang menyebut, kondisi keuangan sudah aman jika Anda memiliki dana darurat beberapa kali lipat dari gaji bulanan.
Seorang ahli keuangan bahkan menyarankan agar setiap orang bisa menyisihkan 10 persen dari pendapatan untuk dana darurat. Sayang, lebih banyak orang tak lagi mempunyai uang sisa untuk alokasi anggaran itu.
Mengutip laman getrichslowly, Rabu, 27 Januari 2016, Meskipun tidak setiap tips di bawah ini bisa berguna untuk setiap orang, namun paling tidak ada sedikit (atau banyak) yang mungkin bisa digunakan sebagai cara menciptakan dana darurat dan menambah tabungan Anda.
1. Otomatisasi. Pertama, buat rekening yang secara otomatis memotong sebagian kecil gaji untuk ditabung. Berikutnya, belajar untuk hidup dengan sisanya. Tingkatkan jumlahnya secara perlahan sehingga Anda bisa menyesuaikan pengeluaran.
2. Simpan hadiah Anda. Jika beralih ke kartu kredit yang memberikan hadiah uang tunai, gunakan untuk membayar segala sesuatu yang Anda bisa (tetapi tidak pernah lebih dari yang Anda mampu). Kemudian simpan cash-backnya.
3. Simpan gaji Anda. Jika Anda mendapat kenaikan gaji, berpura-puralah tidak pernah mendapatkannya. Berusahalah hidup seperti sebelum Anda mendapat kenaikan gaji. Kemudian otomatisasi sisanya agar masuk ke tabungan.
4. Simpan bonus Anda. Jika dapat bonus di tempat kerja, habiskan 10 persen untuk sesuatu yang Anda suka, dan simpan sisanya.
5. Simpan uang hasil kerja ekstra. Jika Anda dibayar karena bekerja ekstra, simpan uang tersebut dalam tabungan daripada digunakan untuk traktir teman atau keluarga.
© Dream
6. Manfaatkan kupon
Jika dapat kupon, manfaatkan untuk belanja dengan harga yang lebih murah.
7. Jauhkan kebiasaan buruk
Sangat sulit untuk berhenti merokok atau membeli buku komik. Tapi karena ingin cepat menjadi kaya, buang kebiasaan itu dan ganti dengan menabung.
8. Kenali kebiasaan baik
Daripada sering makan di luar, mengapa tidak membuat makan siang sendiri dari rumah. Selain hemat, makanan masakan rumah juga lebih terjamin kesehatan dan kebersihannya.
9. Menciptakan kebiasaan favorit
Apakah Anda punya kebiasaan bertemu teman-teman untuk makan siang atau makan siang setiap akhir pekan? Ganti setidaknya satu dari pertemuan itu setiap bulan dengan makan di rumah (dan bisa dibuat bergiliran).
10. Bulatkan ke atas
Bila Anda menggunakan kartu debit atau menulis cek, usahaan untuk membulatkan ke atas (misalnya, Rp 98.800 menjadi Rp 100.000). Pada akhir bulan, hitung perbedaannya dan transfer ke tabungan.
© Dream
11. Bayar di awal.
Mengangsur cicilan mobil atau rumah? Usahakan membayarnya di awal ketika menerima gaji. Setelah itu sisanya masukkan ke dalam tabungan.
12. Laundry bersama.
Jika Anda dan teman mencuci di laundry, Anda bisa berkomitmen dengan teman untuk menaruh uang Rp 2.000, misalnya, ke dalam toples setiap hari. Coba ini dan Anda akan terkejut betapa cepat tabungan untuk laundry bertambah.
13. Menabung sisa uang tunai.
Jika Anda punya uang tunai sisa sehari sebelum tanggal gajian, masukkan uang itu ke dalam tabungan.
14. Masukkan uang receh di toples.
Taruh beberapa atau semua uang kembali atau uang receh yang ada di dompet atau saku ke dalam toples setiap malam. Sekali setiap beberapa bulan, angkat dan masukkan ke dalam bank.
15. Tantangan Rp 5.000.
Ambil selembar uang Rp 5.000 dari dompet Anda setiap malam dan masukkan ke dalam celengan.
© Dream
16. Tantanga Acak. Pilih sebuah nomor, kemudian periksa dompet apa ada uang yang nomor seri belakangnya sesuai dengan nomor tadi. Jika ada, masukkan uang senilai nomor seri itu ke dalam celengan.
17. Tantangan mingguan. Sebenarnya tantangan bulanan: Sisihkan Rp 1.000 setiap minggu pertama setiap bulan, Rp 3.000 minggu kedua dan seterusnya. Anda akan mendapat uang tabungan yang lumayan.
18. Tantangan Kalender. Minggu pertama Januari, tabung Rp 10.000, minggu kedua Rp 9.000. Mungkin akan sulit pada awalnya, tetapi pada akhir tahun Anda akan terkejut dengan hasilnya.
19. Inspirasi simbolis. Misalkan Anda ingin pensiun pada usia 50 tahun? Tabung uang Rp 50.000 atau Rp. 500.000 setiap bulan, atau setiap minggu jika Anda mampu.
20. Ingatkan diri Anda. Selipkan dan ikat gambar dari impian Anda (rumah baru, perjalanan ke luar negeri atau apa pun) pada kartu kredit Anda untuk mencegah pengeluaran saat ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya